Kemenhub Urai Kemacetan di Pelabuhan Merak yang Dibanjiri Arus Mudik

- Jumat, 29 April 2022 09:48 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir042022/_9845_Kemenhub-Urai-Kemacetan-di-Pelabuhan-Merak-yang-Dibanjiri-Arus-Mudik.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Ilustrasi: Kepadatan di Pelabuhan Merak, Banten. (Foto: Antara)

JAKARTA (Pesisirnews.com) - Pelabuhan Merak, Banten, menjadi salah satu titik kemacetan pada periode mudik Lebaran.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi mengatakan,fasilitas penyeberangan yang terdiri dari dermaga dan kapal sebenarnya sudah siap melayani penyeberangan masyarakat.

Namun demikian, tingginya volume lalu lintas di area sekitar pelabuhan membuat kepadatan dan kemacetan menjadi tidak terhindarkan.

Berdasarkan hasil tinjauan yang dilakukan, terdapat beberapa permasalahan yang mengakibatkan kendaraan menumpuk di wilayah Pelabuhan Merak.

Pertama, masih terdapat masyarakat yang belum mengetahui, pembelian tiket kapal sudah tidak bisa lagi dilakukan secara langsung atau go show.

Sebagaimana diketahui, pembelian tiket kapal penyeberangan bisa dilakukan melalui aplikasi Ferizy yang dikembangkan oleh PT ASDP Indonesia Ferry.

"Sekarang tidak ada lagi (beli tiket langsung). Namun, di sekitar dermaga ada beberapa agen kalau belum melakukan pemesanan melalui aplikasi Ferizy," ujar Budi, dalam konferensi pers virtual, Kamis (28/4/2022).

[br]

Selain itu, lanjut Budi, masih banyak calon penumpang kapal penyeberangan yang datang jauh lebih cepat dari jadwal keberangkatannya.

Hal itu kemudian mengakibatkan adanya penumpukan di wilayah sekitar dermaga penyeberangan Pelabuhan Merak.

"Katakan waktu keberangkatan jam 10 malam, tapi yang bersangkutan datangnya sudah jauh dari jam 2 siang. Ini artinya kendaraan-kendaraan akan memenuhi buffer zone, tempat parkir di sekitar dermaga," tutur Budi.

Merespons hal tersebut, salah satu langkah yang diambil Kemenhub bersama pihak terkait ialah dengan menambah jumlah dermaga, untuk mengurai kepadatan di Pelabuhan Merak.

"Dua dermaga (tambahan) sudah bisa digunakan untuk tambahan mengaurai kemaceta yang ada di dermaga PT ASDP," ucap Budi. (PNC/KBRN)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Hindari Kemacetan, Unit Lantas Polsek Bagan Sinembah Tertibkan Parkir dan Pedangan yang Berjualan di Bahu Jalan

Peristiwa

Jalan Pajak Lama Rusak, Kapolsek Bagan Sinembah Kerahkan Personil Lakukan Penimbunan