MUSI RAWAS, Pesisirnews.com - Seorang siswa SD Negeri di Desa Lubuk Ngin, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, dikeroyok teman-temannya, hingga tak sadarkan diri dan diharuskan menjalani perawatan di ICU Rumah Sakit Dokter Sobirin, Musi Rawas.
Melansir Tribunnews.com, Jumat (15/10/2021), siswa kelas V SDN Desa Lubuk Ngin, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musi Rawas, Lubuklinggau berinisial AD (12) diduga dipukuli sesama siswa di sekolahnya sekira pukul 07.00 WIB sebelum masuk kelas, Senin (11/10/2021).
Dikabarkan siswa yang mengeroyok AD merupakan siswa pindahan yang baru satu hari masuk di sekolah tersebut.
Usai kejadian korban sempat dirujuk ke puskesmas oleh para guru, namun karena kondisinya kritis, korban kini menjalani perawatan di ICU rumah sakit.
Dikutip dari TribunJakarta, hingga saat ini AD belum sadarkan diri, dan masih mendapatkan perawatan di ruang ICU.
Dokter Hazairin dari RS Sobirin kota Lubuklinggau membeberkan hasil CT Scan AD. Dari hasil CT Scan, ditemukan masalah di bagian tulang leher AD. Masalah itu menyebabkan tangan dan kaki AD tidak dapat digerakkan.
"Sudah di CT Scan, kondisi tangan dan kakinya lemah, tak bisa bergerak. Itu ada masalah di tulang leher. Kan ada tujuh ruas tulang leher, kemungkinannya di ruas kedua yang bermasalah," kata dokter Hazairin.
[br]
AD disarankan untuk dirujuk ke Palembang, karena keterbatasan alat di RS saat ini. "Kami putuskan untuk dirujuk. Karena keterbatasan kita disini. Juga ahlinya tidak ada disini," katanya.
Dokter Hazairin menambahkan, tulang leher AD kemumgkinan bergeser dan mengganggu kinerja syaraf pada tubuh AD.
"Diperkirakan kemungkinan ada masalah di ruas kedua tulang lehernya agak bergeser dan jelas mengganggu syarafnya," ucapnya.
Sementara itu, dari laporan Kompas.TV, pihak polisi telah menerima laporan dari keluarga korban.
Kapolres Musi Rawas, Akbp Efraneddy mengatakan, pihaknya akan melakukan penelusuran lebih lanjut terkait pengeroyokan yang dilakukan anak dalam lingkungan sekolah ini. (PNC)