BREBES, Pesisirnews.com - Nama seorang bayi yang terbilang cukup unik viral di media sosial. Sang ayah, Slamet Wahyudi (38) warga Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, memberikan nama pada bayi laki-lakinya Dinas Komunikasi Informatika Statistik.
Menyitat Kompas TV, Kamis ((8/4/2021), menurut Slamet, pemberian nama unik ini bukan tanpa alasan. Nama anaknya tersebut dikatakannya sebagai penghargaan untuk tempat dia bekerja.
"Saya memberi nama anak saya ini sebagai penghargaan untuk tempat kerja saya," kata Slamet yang akrab disapa Yoga kepada wartawan, seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (7/4/2021).
Yoga awalnya bekerja sebagai tenaga honorer di Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kabupaten Brebes.
Ia resmi diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) tahun 2009.
"Saat ini tugasnya di Bagian Kustodian Pengurus Barang," terangnya.
Yoga sendiri memulai karir sebagai penyiar radio. Jauh sebelum bayinya lahir, Yoga mengaku sempat mengucapkan nazar.
Jika jenis kelamin anaknya laki-laki maka akan dinamai seperti tempatnya bekerja.
[br]
Istri menyetujui
Yoga sempat berdiskusi bersama istrinya Ririn Linda Tunggal Sari (33), mengenai pemberian nama anaknya tersebut.
Karena istrinya menyetujui, akhirnya bayi yang dilahirkan 23 Desember 2020 dinamai Dinas Komunikasi Informatika Statistik.
"Awalnya terdengar aneh, namun alhamdulilah istri juga tidak keberatan," kata Yoga.
Meski memiliki nama panjang, Yoga cukup memanggil anaknya Dinko.
“Panggilannya Dinko. Lahir pukul 23.00 WIB pada 23 Desember 2020,†katanya.
[br]
Orangtua sempat keberatan
Menurut Yoga, orangtuanya sempat mempertanyakan pemberian nama anaknya itu. Hingga akhirnya ia dan istrinya berhasil meyakinkannya.
“Awalnya orangtua yang agak keberatan. Setelah tahu alasannya tidak mempersoalkan dan akhirnya mengizinkan,†katanya.
Yoga mengakui jika nama anaknya tidak lazim dengan nama anak pada umumnya.
Meski demikian, ia yakin ketika anaknya besar dan bergaul akan terbiasa menyandang nama itu.
“Kami berharap anak ini bisa menjadi anak yang soleh. Berbakti kepada orangtua, dan bermanfaat bagi agama bangsa dan negara,†pungkasnya.
Sumber: (KOMPAS.TV)