DHAKA, Pesisirnews.com - Tubuh ringkih seorang bayi laki-laki bernama Sohan, yang dilaporkan oleh orangtuanya telah dicuri, ditemukan tak bernyawa setelah dinyatakan hilang selama 36 jam.
Bayi malang berusia 15 hari itu ditemukan dari dalam septic tank rumahnya di daerah Hawakhali di Satkhira Sadar Upazila, Bangladesh pada hari Jumat (18/12), seperti dilansir dari laman berita Bangladesh, rtvonline.com, Minggu (20/12/2020).
Awalnya ibu sang bayi yang bernama Fatema Begum Gelo, menyampaikan kepada tetangga pada Kamis (17/12) sore, bayinya telah dicuri saat dia tidur.
Suaminya yang bernama Sohag Hossain, kemudian melaporkan ke Kantor Polisi Satkhira Sadar (OC), pada Jumat (18/12) pagi.
Setelah mendapat laporan, petugas polisi beserta Biro Investigasi Polisi mulai bekerja secara terpisah untuk menyelamatkan anak yang dicuri itu. Polisi pun segera memulai penyelidikan. Beberapa kali tempat kejadian diperiksa.
[br]
Dari penyelidikan yang dilakukan, polisi menemukan sesuatu yang sungguh mengejutkan, dimana polisi menemukan bayi tersebut berada dalam septic tank rumah dengan kondisi tak bernyawa.
Tak pelak, kedua orangtua bayi itu langsung diinterogasi polisi dalam insiden tersebut. Hossain dan Fatema kemudian ditahan untuk diinterogasi secara intensif.
Petugas polisi OC, Asaduzzaman mengatakan pasangan Sohag Hossain dan Fatema dari desa Hawalkhali ini sangat miskin. Dihadapan polisi, mereka mengakui perbuatannya.
Kepada polisi mereka mengatakan sengaja membunuh bayinya dengan alasan karena anak itu sakit sejak lahir, bermasalah pada jantung dan ginjalnya.
“Mereka berpikir akan mendapat masalah yang lebih besar jika membiarkan anak itu untuk tumbuh dewasa, karena itu mereka berdua berencana membunuhnya,†ungkap Asaduzzaman.
Sedangkan Fatema mengatakan bahwa dirinya berada di bawah tekanan suami untuk membunuh darah dagingnya sendiri, dan membuang mayat bayinya ke dalam tangki toilet.
Kini kedua orangtua yang tidak punya belas kasih itu sedang dalam proses hukum untuk menentukan tindakan hukum selanjutnya terkait kasus ini.
Sumber: (rtvonline.com)