Alami 2 Kali Pandemi Global dan 3 Kali Terkena Covid-19, Nenek 101 Tahun Mampu Bertahan

- Rabu, 02 Desember 2020 19:36 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir122020/_8602_Alami-2-Kali-Pandemi-Global-dan-3-Kali-Terkena-Covid-19--Nenek-101-Tahun-Mampu-Bertahan.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Maria Orsingher (101) wanita lanjut usia yang terkena Covid-19 untuk ketiga kalinya. (Foto: rt.com/Facebook) 

ITALIA, Pesisirnews.com - Para dokter dan perawat di Italia tercengang dengan ketahanan tubuh seorang wanita lanjut usia bernama Maria Orsingher, karena nenek berusia 101 tahun ini mampu bertahan dari Covid-19 yang tiga kali menyerang tubuh rentanya.

Lahir pada 21 Juli 1919 di dusun kecil Gaggio di Ardenno, Orsingher hidup melalui pandemi Flu Spanyol, yang membunuh jutaan manusia di seluruh dunia.

Dia menikah selama Perang Dunia II dan dia mampu melewati masa-masa sulit yang terjadi saat itu.

Nenek tangguh ini pertama kali dinyatakan positif pada hari-hari awal pandemi di bulan Februari.

“Pada bulan Februari, ibu dirawat di rumah sakit di Sondalo dan kemudian juga dokter dari rumah sakit di Sondalo, tempat dia dirawat, memberi tahu kami bahwa dia belum pernah menemukan ada orang lanjut usia yang bisa selamat dari virus corona,”kata putrinya Carla.

[br]

Maria Orsingher pada Juli lalu merayakan ulang tahunnya yang ke 101. Sayangnya, dia kemudian dirawat di rumah sakit karena demam pada bulan September, di mana dia dinyatakan positif mengidap Covid-19 untuk kedua kalinya dan menjalani perawatan selama 18 hari.

Staf medis kagum dengan ketahanannya dan mengatakan kepada media lokal bahwa rawat inap sebagian besar adalah tindakan pencegahan.

Sayangnya, virus corona datang sekali lagi, karena dia dinyatakan positif lagi Jumat laluuntuk ketiga kalinya meski Orsingher saat ini tidak menunjukkan gejala.

Orsingher tetap terbaring di tempat tidur dan berjuang untuk berkomunikasi dengan ketiga putrinya karena dia tunarungu, tetapi keluarga tersebut dengan sabar menunggu reuni mereka berikutnya dengan wanita besi ini.

“Bahkan para dokter pun heran,”kata putrinya, membenarkan bahwa ibu mereka telah dites positif tiga kali dan dites negatif tiga kali, semuanya dalam waktu sembilan bulan.

“Ada beberapa episode tes negatif pada pasien yang sembuh, yang diikuti oleh positif baru yang bertahan lama karena salah satu alasan yang disebutkan di atas,”kata Carlo Signorelli, profesor kebersihan di San Raffaele University di Milan.

Sumber: (rt.com)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Udang Nenek, Potensi Emas Pesisir Inhil Dukung Visi Ekonomi Daerah

Peristiwa

Oknum Perwira Polisi Polda Riau Ditangkap Dugaan Gelapkan Mobil Rental

Peristiwa

Pilkada Serentak, Kajari Inhil Ingatkan Pentingnya Netralitas ASN

Peristiwa

Tanda Baru 'Kiamat' Sudah Dekat Muncul Senin, Warga Bumi Hati-Hati

Peristiwa

Viral Dimedia Sosial Kisah Suami Tak Sadar Nikahi Nenek Nenek

Peristiwa

Putin Tuding AS dan Nato Membentuk Aliansi Global Mirip Perang Dunia II