MAKASSAR, Pesisirnews.com - Sebuah pengakuan seorang mahasiswi yang berprofesi sampingan sebagai Pekerja Seks Komersil (PSK), baru-baru ini cukup mengejutkan banyak pihak.
Pasalnya, pengakuan yang ia lontarkan bahwa dirinya tidak sekedar menjadi bookingan pengusaha, tetapi membawa-bawa nama oknum pejabat pemerintahan di tingkat desa.
Ia mengungkapkan, langganannya dari oknum pimpinan pemerintahan desa terdapat dari beberapa kabupaten.
Mahasiswi cantik bertubuh imut yang juga PSK itu bernisial RH (20). Gadis penjaja kenikmatan ini mengaku sebagai mahasiswi di salah satu kampus di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dan sekarang berada di semester lima.
[br]
Kepada awak media, RH blak-blakkan mengatakan bahwa dia biasa "main" dengan oknum pejabat hingga pengusaha.
Pengakuan seperti itu rasanya terdengar biasa saja. Tetapi yang cukup mengagetkan ketika RH mengaku rajin di ‘booking’ kepala desa (Kades), setiap kali dana desa cair.
“Pakde (kepala desa-red) kadang sekali datang dalam enam bulan. Kalau datang kadang kita dibooking tiga hari, sehabis pencairan gaji (dana desa-red),†ujar RH kepada awak media sebagaimana dikutip TRIBUN-TIMUR.COM dari antvklik.com, Kamis (13/8/2020).
“Ada beberapa, kebanyakan dari kabupaten kalau desa. Nggak usah saya sebutkan alamatnya,†ungkapnya.
Selama Covid-19 dirinya pun mengaku sepi pelanggan lantaran adanya larangan melakukan perjalanan lintas daerah.
“Ada juga yang nekat datang, tapi hanya satu atau dua orang,†jelasnya.
Adapun untuk menyiasati “jualannya†di tengah pandemi Covid-19, RH menggunakan aplikasi pertemanan di MiChat.
Sumber : TRIBUN-TIMUR.COM