PESISIRNEWS.COM - Banjar, Sebanyak tiga orang petugas karantina di Gelora Banjar Patroman (GBP) Langensari dinyatakan reaktif setelah mengikuti rapid test massal yang diadakan oleh tim Gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kota Banjar hari Senin (1/6/2020).
BACA JUGA : bupati-inhil-resmikan-tim-terpadu-penegakan-disiplin-masyarakat-produktif-aman-covid-19
Ke tiga petugas yang dinyatakan reaktif tersebut sehari-hari bertugas melayani pemudik yang dikarantina.Terdiri dari 2 orang petugas dari Dispora dan satu orang petugas Dishub.
[br]
Wakil Walikota Banjar Nana Suryana mengatakan, Rapid test tersebut dilakukan bukan hanya untuk menjaga kesehatan warga tapi juga untuk mencegah para petugas terpapar dari virus covid-19.
BACA JUGA :kabupaten-indragiri-hilir-hari-ini-memasuki-penerapan-new-normal
" Rapid test kepada petugas perlu dilakukan mengingat mereka termasuk orang yang beresiko karena berhubungan langsung dengan para pemudik yang dikarantina," ujar Nana kepada awak media.
[br]
Ditambahkan Nana, selain menjaga kesehatan dan mencegah terpapar dari Covid-19, dengan adanya rapid test dapat memudahkan warga dan petugas dalam mengurus administrasi ketika akan melakukan bepergian.
" Dengan melakukan Rapid test, hasilnya bisa digunakan untuk keterangan sehat ketika akan bepergian ke luar kota atau digunakan untuk keperluan lain," tambah Nana.
[br]
Sementara Budi Hendrawan salah seorang petugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar ditempat yang sama menambahkan, jumlah keseluruhan yang mengikuti Rapid Test massal di GBP ada 34 orang, terdiri dari 30 orang petugas dan 4 orang pemudik yang belum sempat mengikut Rapid Test.
Dan mereka yang reaktif akan dikarantina dan dilakukan test swab di RS Asih Husada.
" Ketiga orang yang reaktif setelah mengikuti Rapid test akan dikarantina/ dan akan dilakukan Swab test di RS Asih Husada Langensari, " pungkas Budi.(Nier/Lies)