Surabaya,PESISIRNEWS.COM - Sebanyak 74 Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Motor Penumpang (KMP) Awu milik Pelni harus menjalani karantina di tengah laut. Penyebabnya, sebagian ABK didapati positif terpapar virus Corona atau Covid-19.BACA JUGA :
Akibat-Penyalagunaan-Senjata-Api-Oknum-Polisi-Bripka-Herman-Karirnya-Diujung-TandukDikutip dari duta.co, Kapal Motor Penumpang (KMP) Awu milik Pelni saat melakukan dok di PT PAL Surabaya, ABKnya dilakukan rapid test. Dari 90 ABK diketahui 16 diantaranya positif covid-19.BACA JUGA :
Dua-Pasien-Positif-Covid-19-Inhil-Dinyatakan-Sembuh“Sudah di rapid (test) dan diswab hasilnya positif. Dan saat ini sedang ditangani rumah sakit PHC sekitar seminggu lalu,†kata Kepala Dinas Perhubungan Jatim, Nyono, di Gedung Negara Grahadi, Minggu (17/5/2020).BACA JUGA :
Walau-Diguyur-Hujan--Kapolres-Inhil-Terus-Semprotkan-Cairan-DisinfektanSedangkan 74 ABK lainnya harus menjalani karantina mandiri. Karantina ini dilakukan di kapal yang posisinya berada di kapal yang posisinya dizona karantina antara buih 2 dan 3 pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.BACA JUGA :
Tabrak-Pengendara-Sepeda-Motor-Hingga-Meninggal-Dunia--Pengemudi--Pick-Up-Kabur†Kebetulan sesuai SOP KKP kapal yang sandar tidak boleh ditinggal, harus ada yang menunggu dikapal, yaitu 74 orang tadi itu ,†ungkapnya.BACA JUGA :
Pimpinan-SPBU-14-283-6116-Payo-Atap--Bantu-Masyarakat-Tak-Mampu-dan-Anak-Yatim-piatu-di-Musim-Covid-19-Ditanya dari mana asal kapal tersebut, Nyono mengaku tidak mengetahui asal kapal itu. “Asalnya ndak tahu, posisi kapal ngedok sekitar semingguan. Ini ada perintah dari Pelni pusat seluruh kapal Pelni itu harus di rapid (test),†pungkasnya.(p)