Parah....Wartawan di Larang Masuk Liput Kedatangan Jokowi oleh PT RAPP

Haikal - Jumat, 21 Februari 2020 13:36 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir022020/8815_Parah----Wartawan-di-Larang-Masuk-Liput-Kedatangan-Jokowi-oleh-PT-RAPP.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Pelalawan - Pesisirnews. Com - Kedatangan Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo, ke Kabupaten Pelalawan khususnya Kota Pangkalan Kerinci, Jumat (21/02/2020) dalam rangka meresmikan pabrik PT Asian Pasific Rayon (APR) yang masih dalam kawasan PT RAPP sangat ditunggu-tunggu masyarakat Pangkalan Kerinci, juga oleh kalangan Insan Pers.

BACA JUGA :-Arogansi-PT-RAPP-terhadap-wartawan-di-Pelalawan-

Namun sangat disayangkan, tindakan arogansi security dan pihak manajemen RAPP melarang beberapa wartawan yang salah satunya ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Pelalawan, mengambil gambar yang hanya berjarak sepuluh meter dari jalan yang akan dilalui rombongan Presiden Jokowi.

Meski hanya sekedar mengambil gambar untuk foto berita ketika iring-iringan Presiden Jokowi datang, pihak security PT RAPP tidak memberikan izin. Bahkan salah seorang yang diduga bernama elvianto merupakan pihak dari manajemen PT RAPP dengan arogannya mengatakan tidak memperbolehkan media masuk meliput atau mengambil gambar tanpa seijin Budi Firmansyah yang merupakan Humas PT RAPP.

BACA JUGA :!Pengedar-Sabu-Asal-Tambusai-Rohul-Diciduk-Tim-Opsnal-Polsek-Bagan-Sinembah

Bahkan ketika diberitahukan bahwa sudah ada izin sebelumnya melalui pesan singkat dari Humas PT RAPP Budi Firmansyah, mereka tidak perduli dan tidak mau membaca pesan tersebut.

"Pokoknya kalau tidak ada izin dari Budi tidak boleh," ujarnya dengan nada kasar dan menyuruh anggota securiti untuk mengusir para wartawan.

Ketua IWO Pelalawan, Anton Sikumbang yang dilarang dan sempat berdebat dengan elvianto dan juga pihak security ini, sangat menyayangkan tindakan larangan meliput dan mengambil gambar kedatangan Presiden Jokowi tersebut.

"Kita datang untuk meliput kegiatan Jokowi, kita sudah memakai pakaian resmi dan kartu pers, kenapa harus dilarang? Apakah seperti itu aturan yang dibuat PT RAPP? Ada apa di balik ini semua?" Ujarnya kesal.

"Saya sudah beberapa kali menghadapi kedatangan Presiden Jokowi untuk kegiatan liputan, bahkan sempat beradu argumen dengan pihak Paspampres, namun mereka masih bisa memberikan toleransi dan mengijinkan masuk untuk mengambil gambar. Tapi ini kok dilarang, ada apa? Apakah karena ini kawasan mereka dan semau gue berbuat sesuka hati?" Sambungnya dengan nada emosi.

Diakhir keterangannya ketua IWO Kabupaten Pelalawan mengatakan agar pihak manajemen PT RAPP memberikan penjelasan kenapa hal tersebut bisa terjadi.

[ADNOW]

"Saya selama ini sudah berhubungan baik dengan beberapa Humas PT RAPP dan mereka mengenal saya. Ini merupakan tindakan pelecehan terhadap saya selaku wartawan yang mempunyai hak untuk mendapatkan informasi dan mempublikasikan kepada masyarakat," pungkasnya. (Dav)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Usai Pilkada, Mafirion Ajak Masyarakat Bersatu Melalui Sosialisasi Empat Pilar*

Peristiwa

Pendidikan Budaya Politik di Kabupaten Indragiri Hilir Tingkatkan Kesadaran Politik Masyarakat

Peristiwa

Fakta Baru Penembakan Donald Trump, Ini Identitas Pelaku

Peristiwa

Wujudkan Kedaulatan Pangan, GNTI Riau Dukung PDI-P

Peristiwa

Dewi Juliani : Pemilu Seharusnya Menjadi Kompetisi Ide dan Visi

Peristiwa

Hari RRI, Dewi Juliani Beri Apresiasi Untuk Penyiar dan Kru