Seorang Pria di Kota Batam Tega Menjual Istri, Anak dan Keponakannya

Haikal - Sabtu, 17 November 2018 14:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir112018/pesisirnews_Seorang-Pria-di-Kota-Batam-Tega-Menjual-Istri--Anak-dan-Keponakannya.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Foto istimewa
BATAM-Seorang pria berinisial MAZ (45), warga Batuaji, Kota Batam, Kepuauan Riau kini harus berurusan dengan kepolisian karena terlibat dalam kasus perdagangan manusia. Mirisnya, korbannya adalah istri, anak dan keponakannya sendiri.

Wanita berinisial E (25) yang juga merupakan keponakan MAZ mengaku tak menyangka perlakuan pamannya itu saat dirinya datang ke Batam. Sebelumnya, E tinggal di Jayapura, Papua. Dia kemudian disuruh MAZ datang ke Batam dan dijanjikan akan mendapatkan pekerjaan. Tapi janji tinggal janji. 

MAZ justru menjual E kepada seorang lelaki berinisial AB (27). E tidak bisa berbuat apa-apa karena diancam akan dibunuh oleh MAZ. Sehingga dia menjadi korban bersama istri MAZ berinisial N dan anak kandungnya yang berinisial R (23).

Sebelum disuruh melayani nafsu pria hidung belang, E diberi minuman. Yakni, air yang ditaburi beras, dan kemudian dibacakan mantra. Setelah meminum ramuan itu, E mengaku selalu menuruti permintaan AB dan MAZ.

"Yang saya ingat itu saja. Kalau ritual lain ada, tapi anak dan istrinya yang lebih tahu," ungkap E seperti dikutip dari laman Jawapos.

E mengaku tertekan dengan pengalaman buruknya tersebut. Ia nekat kabur untuk menemui F, pamannya di Kalimantan. E kemudian menceritakan apa yang dialaminya dan mengundang reaksi keras dari pamannya. Akhirnya E diajak kembali ke Batam untuk membuat laporan.

Molek, sepupu E yang datang bersama pamannya dari Kalimantan membuat laporan di Polresta Barelang, Kamis (15/11). Molek mengaku telah diminta untuk datang ke Mapolresta bersama E dan N istri MAZ yang juga menjadi korban. Mereka lantas memberikan keterangan kepada petugas kepolisian. "Kami sudah datang dan membuat laporan," ucap Molek.

Sementara itu, Kapolsek Batuaji Kompol Syarifuddin Dalimunthe menjelaskan, sebelumnya E dan kerabatnya sudah datang ke Mapolsek Batuaji untuk meminta arahan. Mendapati cerita tersebut, Syarifuddin kemudian mengarahkan E untuk membuat laporan kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Barelang.

"Kami arahkan untuk buat laporan. Karena mereka datang untuk meminta arahan kami," tutur Syarifuddin melalui sambungan ponsel.

Molek berharap polisi bisa langsung menahan MAZ dan AB. Ia juga meminta agar AB dan MAZ mendapat hukuman setimpal atas kelakuan yang merusak kehormatan kerabatnya sendiri.

Sumber:fokusriau.com


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Andi Arief: Sandi Uno Kita Tutup Jadi Cawapres, PKS: Mungkin Saja Anies Berjodoh dengan Sandi

Peristiwa

Anas Urbaningrum akan Berikan Kejutan Setelah Bebas dari Lapas Sukamiskin, Selasa Besok

Peristiwa

Partai Demokrat Waspada, Mohon Rakyat Ikut Memantau Intervensi Politik

Peristiwa

AHY Berharap Anak-anak Muda Bisa Menyudahi Politik Uang, Politik Identitas dan Politik Fitnah

Peristiwa

Aset M Nazaruddin yang Dirampas KPK Dilelang Rabu Depan di Pekanbaru, Ini Link Penawarannya

Peristiwa

Tim Opsnal Polsek Bagan Sinembah Bekuk Pengguna Narkoba Di Balai Jaya