Gagal tagih utang buat modal nikah, Tunas pukul Mariani sampai tewas

Haikal - Minggu, 04 November 2018 04:49 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir112018/pesisirnews_Gagal-tagih-utang-buat-modal-nikah--Tunas-pukul-Mariani-sampai-tewas.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Pesisirnews.com- Tunas Pardomuan Ritonga tak dapat menahan emosinya saat menagih utang kepada temannya, Mariani (30). Tunas menagih uang hasil bekerja di kebun karet kepada Mariani untuk biaya nikah dengan seorang janda anak dua bernama Suhaima.

Awalnya pelaku menanyakan apakah korban mendapat uang kutipan dari hasil menderen kebun. Mariani menjawab, tidak ada dan pelaku merasa kesal karena uang yang dipinjam Mariani tidak dapat dikembalikan," ujar Kapolres Rokan Hilir AKBP Sigit Adiwuryanto , Sabtu (3/11).

Pertemuan pelaku dan korban itu pada Sabtu (6/10) sekitar pukul 20.30 WIB. Pelaku dan korban janji bertemu di Kaplingan. Keduanya terlibat mengobrol pembahasan uang yang menjadi hak pelaku namun tidak dibayarkan korban.

Padahal uang itu rencananya akan dijadikan Tunas untuk modal untuk menikah. Namun jawaban Mariani membuat pelaku kesal lalu memukulnya dengan kayu sehingga korban menangis.

"Kemudian korban dan tersangka pergi meninggalkan lokasi secara bersama-sama. Pelaku sempat meminta maaf karena telah memukul korban," katanya.

Dalam perjalanan Tunas dan korban kembali berkelahi mulut. Karena tak kuasa menahan emosi, pelaku kembali mengambil kayu di pinggir jalan dan memukul korban hingga terkapar.

Setelah pelaku mengecek, ternyata korban tewas akibat pukulan keras di kepala tersebut. Sadar akan hal itu, pelaku mencoba menghilangkan jejak dengan membuang tubuh korban di semak belukar.

"Pelaku menutup jasad korban dengan pelepah-pelepah sawit, kemudian kabur. Ketika ditemukan warga, kondisi korban sudah membusuk dan sudah hampir menjadi tengkorak," kata Sigit.

Temuan itu langsung dilaporkan ke polisi. Dari hasil penyelidikan polisi, diketahui bahwa mayat yang ditemukan tersebut adalah korban pembunuhan.

Lalu personel Polres Rokan Hilir yang dipimpin KBO Reskrim Iptu Amru Abdullah mendeteksi keberadaan Tunas di Jambi. Polisi pun berangkat menuju Provinsi Jambi, melidik keberadaan Tunas pada Rabu (31/10).

"Setelah ditemukan posisi pelaku, petugas mengetahui bahwa pelaku baru saja menikah dan berdomisili di Jalan Semeru Unit 8, Kecamatan Rimbo Ulu, Kelurahan Suka Damai, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi," jelasnya.

"Akhirnya petugas melakukan penggrebekan di rumah Tunas. Setelah dilakukan interogasi terhadap pelaku, dia mengakui perbuatannya," pungkas Sigit.

Tunas terpaksa meninggalkan istri yang baru dinikahinya itu di Jambi. Kini Tunas meringkuk di balik jeruji sel Polres Rokan Hilir untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Merdeka.com

Berita Terkait

Peristiwa

Bupati Herman Kukuhkan Paskibraka Inhil 2026, Tekankan Kekompakan dan Kesiapan

Peristiwa

Kapolda Riau Bawa Harapan ke Tepian Negeri, 3.600 Mangrove Bentengi Kuala Selat

Peristiwa

Satlantas Polres Inhil Gelar Strong Point Pagi, Pastikan Arus Lalu Lintas Tetap Lancar dan Kondusif

Peristiwa

Tim Gabungan Terus Lakukan Pemadaman Karhutla di Dua Lokasi di Inhil

Peristiwa

Kebakaran Rumah Terjadi di Jalan Tanjung Harapan Tembilahan, Api Berhasil Dikendalikan

Peristiwa

Kapolres Inhil Gelar Apel Pergeseran 150 Personel Menuju Kuala Selat dalam rangka Ekspedisi Merah Putih Presisi