Analisis dugaan penyebab pesawat Lion Air jatuh di Karawang

Haikal - Rabu, 31 Oktober 2018 17:51 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir102018/pesisirnews_Analisis-dugaan-penyebab-pesawat-Lion-Air-jatuh-di-Karawang.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Lion Air Boeing 737 Max 8. ?2017 Merdeka.com/anggun
Pesisirnews.com - Pesawat Lion Air JT610 tujuan jakarta-Pangkal Pinang mengalami kecelakaan di perairan Karawang, Senin (29/10) pagi. Penyebab jatuhnya pesawat sampai saat ini belum diketahui. Pesawat yang membawa 189 orang sempat minta kembali ke bandara sebelum akhirnya hilang dari radar.

Beberapa analisis dilakukan oleh pengamat terkait dengan dugaan kecelakaan Lion Air JT610. Namun, sekali lagi ini hanya analisis dugaan, penyebab kecelakaan sebenarnya masih menunggu penyelidikan resmi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT):

1. Dugaannya, kemungkinan ada masalah di mesin

Lion Air 737 MAX 8. ?2018 Airways Magazine

Seorang pengamat penerbangan, Dudi Sudibyo menganalisis terkait kecelakaan Lion Air JT610. Menurutnya, pesawat jatuh diduga karena mengalami masalah sistem dan mesin. "Pertama karena sistem yang bermasalah, meski belum diketahui masalahnya apa, dan satu lagi mungkin teknis, yang berkaitan dengan mesin,?€? kata Dudi.

Analisisnya diperkuat dengan adanya permintaan sang pilot agar pesawat kembali ke tempat penerbangan awal atau return to base. Namun saat menara ATC menanyakan lebih lanjut tentang permintaan itu, pesawat hilang kontak.

Dudi mengaku sulit mengetahui penyebab kecelakaan pesawat saat ini. "Namun, dua hal ini (kesalahan sistem dan teknis) lah yang menjadi fokus saya," katanya.

2. Perlu membuka log book

Lion Air 737 MAX 8. ?2018 Boeing Mediaroom

Menurut Pengamat Penerbangan Alvin Lie, ada beberapa hal yang perlu dicermati dari kasus jatuhnya Pesawat Lion Air. Untuk memastikan penyebab kejadian tersebut perlu melihat sejarah penerbangan dan memastikan kesehatan pesawat."Dari kasus ini yang dicermati pertama saya rasa kita perlu membuka log book (catatan riwayat pesawat). Pesawat ini terakhir kali terbang hari ini kapan? Apakah ada keluhan dari pilot yang menerbangkan pesawat tersebut dalam penerbangan sebelumnya, apakah ada masalah yang sebelumnya berulang kali dilaporkan. Dari sana akan kelihatan kondisi kesehatan pesawat itu," kata Alvin.Selanjutnya yakni mencari informasi dari Airnav Indonesia apakah pesawat Lion Air penerbangan JT 610 sempat mengumumkan kondisi darurat atau tidak. Sebab apabila itu dilakukan, berarti pilot sudah merasakan ada kondisi yang tidak beres terhadap pesawat yang dibawanya. "Kalau tidak berarti kecelakaan terjadi secara mendadak bahkan tidak sempat mengumumkan kondisi darurat," ujar dia.

Dan terakhir adalah cuaca. Menurut Alvin, perlu juga mencermati data dari BMKG mengenai kondisi cuaca.

3. Butuh lebih banyak informasi

Lion Air Boeing 737 Max 8. ?2017 Merdeka.com/anggun

Pengamat penerbangan Gerry Soejatman mengatakan pesawat baru atau lama sama-sama memiliki risiko kecelakaan. Sama halnya Dudi Sudibyo, Gerry juga menduga ada kemungkinan karena masalah teknis."Kemungkinan besar masalah teknis sebagai penyebabnya tetapi sekarang masih terlalu dini. Kita baru dapat benar-benar tahu ketika mendapatkan lebih banyak informasi," kata Soejatman.

(merdeka.com)

Berita Terkait

Peristiwa

Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru

Peristiwa

Dua Perempuan Diamankan Polres Inhil, Diduga Edarkan Sabu 0,64 Gram di Pekan Arba

Peristiwa

HUT ke-81 TNI di Inhil, Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda

Peristiwa

Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian

Peristiwa

Polres Inhil Dampingi Ekshumasi Jenazah (E. S) , Tim Forensik Lakukan Autopsi

Peristiwa

Kapolres Inhil Ajak Masyarakat Tetap Tenang, Peristiwa E.S Didalami Secara Profesional dan Transparan