Ruben Onsu Pasrah Pada Tuhan Soal Umur Soal Kejadian Mistis

Haikal - Senin, 29 Oktober 2018 12:27 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir102018/pesisirnews_Ruben-Onsu-Pasrah-Pada-Tuhan-Soal-Umur-Soal-Kejadian-Mistis.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Pesisirnews.com- Presenter Ruben Onsu akhir-akhir ini pemberitaannya menyangkut kejadian mistis yang berkali-kali dialami oleh dirinya dan keluarganya. Kejadian yang bikin bulu kuduk berdiri itu terjadi di rumahnya sendiri. Mulai dari ular sampai gerakan-gerakan. Meskipun begitu Ruben tak ada rencana untuk pindah rumah.

Saat dijumpai di kawasan Jalan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (25/10/2018), Ruben mengaku kejadian mistis itu masih aman. Ia lalu menjelaskan, kejadian mistis semakin dahsyat kalau Ruben bertindak seperti meminta bantuan orang pintar.

"Kalau saya mau minta bantuan orang, pasti ada aja (kejadian mistis). Jadi yang saya selalu ucapkan kemarin sama temen-temen, kalau ada temen yang bisa menyelipkan doa buat saya, pasti doa itu lebih seperti terkabul juga," katanya.

1. Tidur di MobilRuben mengaku tak mau tahu siapa yang melakukan serangan mistris padanya. Meski sedih dan kesal, tapi dia mencoba ikhlas dan yakin ini cobaan dari Tuhan untuknya. Dia pun siap untuk melindungi istri dan anak.

"Kalau lagi ada gangguan, saya bawa anak dan istri saya tidur di mobil. Entar kalau sudah keadaan aman, baru masukin lagi (ke rumah). Cuma kasihan sih, kasihan istri saya kan akhirnya harus bolak balik. Pindah sih nggak lah," kata Ruben.

2. Berserah Diri Pada Tuhan

Ruben bilang keluarganya tak dapat serangan fisik hanya mental saja. Salah satu alasan kenapa dia tak mau pindah rumah, karena serangan ini ditujukan padanya. Kalau mau keluarga aman, dia harus pisah sama istri dan anak yang nggak mungkin dilakukannya.

"Iya, pokoknya dia nyerang saya. Intinya dia mau saya. Jadi saya mau pindah ke manapun saya yang diincer, bukan istri atau anak saya. Sayanya yang diincer. Jadi yang bisa saya lakukan adalah saya berserah saja kepada Tuhan. Kalau memang umur saya sampai di sini ya memang di sini. Kalau saya diberikan panjang 

umur, ya itu semua kan kehendak Tuhan," kata Ruben.

3. Tak Mau Teman KenaRuben merasakan serangan ini selama lima bulan terakhir. Karena serangan ini ditujukan pada dirinya, ketika Ruben tak di rumah, Sarwendaj dan Thalia tidak diganggu dengan berlebihan. Apa yang dialami Ruben ini bahkan dirasakan oleh temannya.

"Kalau Wenda.....ya pokoknya begitulah, susah untuk diceritakan. Pokoknya susah saya ceritakan. Jadi boleh lah tanya sama Aditya Gumay. Saya pernah ngobrol di kantornya dia, tiba-tiba ada bunyi yang nggak lazim. Dia saja orang yang nggak pernah percaya begituan akhirnya, 'Kok ini aneh ya?'. Makanya saya bilang, saya kurang nyaman ketika lagi datang ke suatu acara ada yang nanya, 'Ini beneran nggak?', 'Aduuuhh nanti lo kena'. Sudah sudah sudah, so far gue bisa membawa diri gue dengan baik," pungkasnya.

Sumber:kapanlagi.com

Berita Terkait

Peristiwa

Bupati Herman Kukuhkan Paskibraka Inhil 2026, Tekankan Kekompakan dan Kesiapan

Peristiwa

Kapolda Riau Bawa Harapan ke Tepian Negeri, 3.600 Mangrove Bentengi Kuala Selat

Peristiwa

Satlantas Polres Inhil Gelar Strong Point Pagi, Pastikan Arus Lalu Lintas Tetap Lancar dan Kondusif

Peristiwa

Tim Gabungan Terus Lakukan Pemadaman Karhutla di Dua Lokasi di Inhil

Peristiwa

Kebakaran Rumah Terjadi di Jalan Tanjung Harapan Tembilahan, Api Berhasil Dikendalikan

Peristiwa

Kapolres Inhil Gelar Apel Pergeseran 150 Personel Menuju Kuala Selat dalam rangka Ekspedisi Merah Putih Presisi