Pasangan Suami Istri bersimbah dara di duga di serang beruang

- Rabu, 10 Oktober 2018 14:24 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir102018/pesisirnews_Pasangan-Suami-Istri-bersimbah-dara-di-duga-di-serang-beruang.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Abu Hanifah saat diberikan perawatan di RSUD Teluk Kuantan TERKAIT
Kuansing - pesisirnews.com,

Rabu, 10 Oktober 2018 menjadi hari yang kelam bagi pasangan suami istri, Abu Hanifah dan Sulastri. Warga Desa Teratak Baru Kecamatan Kuantan Hilir, Kuansing ini diduga diserang Beruang.

Amri (37) keponakan Abu Hanifah mengatakan, pasutri dengan tiga anak itu sehari-hari bekerja sebagai buruh kebun karet. Pagi hari kejadian, mereka menyadap karet yang berjarak sekitar 3 kilo meter dari rumahnya.

Diperkirakan pukul 09.00 WIB, beruang tiba-tiba menyerang. Tak ada saksi yang melihat. Di Kebun Karet itu hanya ada mereka berdua. Di sekitarnya kebun warga yang lain. Jarak lokasi kejadian masih jauh dari pemukiman.

Amri yang pertama sekali menolong korban, juga tidak tahu kejadian sebenarnya.‎ Dia ketika itu juga sedang berada dikebun memanen getah karet yang jaraknya tidak begitu jauh dari kebun karet korban.

Lanjut diceritakan Amri, saat itu Ia mendengar suara minta tolong, Dia segera mendatangi sumber suara dan mendapati korban sudah tergeletak dengan dibagian wajah luka robek berlumuran darah.

Amri pun lantas memberi pertolongan setelah dibantu warga lain. Namun warga tidak sempat melihat Beruang yang sudah lebih dahulu meninggalkan lokasi kejadian.

Korban sempat di bawa ke Puskesmas Baserah untuk diberikan pertolongan. Namun korban (Abu Hanifah), karena mengalami luka robek yang cukup serius dibagian wajahnya dan keterbatasan alat di puskesmas dilarikan ke RSUD Teluk Kuantan.

Saat ini korban sudah ditangani dokter di RSUD, sedangkan istrinya (Sulastri) yang mengalami luka robek dibagian paha dirawat di Puskesmas Baserah.

"Awalnya dari kejauhan saya mendengar suara orang minta tolong, setelah saya dekati ternyata paman saya sendiri. Beliau sudah tergeletak di bawah pohon dengan luka cukup parah dibagian wajah," tutur Amri saat ditemui media ini di RSUD Teluk Kuantan, Rabu (10/10).

Sementara, Wabup Kuansing H. Halim, ketika diminta tanggapannya terkait peristiwa diatas, menyatakan keprihatinan yang mendalam.

Pasca kejadian yang menimpa pasutri ini, Wabup menghimbau warga setempat untuk selalu waspada saat melakukan aktivitas dikebun.seperti yang di lansir detakriau.com  Hal ini untuk menghindari jatuhnya korban lagi. 

"Kami himbau kepada masyarakat yang beraktivitas dikebun, untuk lebih berhati-hati dan lebih waspada. Semoga tidak ada korban lainnya," singkat Wabup.(***).

Berita Terkait

Peristiwa

Operasi Gabungan Bareskrim Polri dan Polda Riau, 68 Orang Diamankan di Tempat Hiburan Malam Pekanbaru

Peristiwa

Dua Perempuan Diamankan Polres Inhil, Diduga Edarkan Sabu 0,64 Gram di Pekan Arba

Peristiwa

HUT ke-81 TNI di Inhil, Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda

Peristiwa

Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian

Peristiwa

Polres Inhil Dampingi Ekshumasi Jenazah (E. S) , Tim Forensik Lakukan Autopsi

Peristiwa

Kapolres Inhil Ajak Masyarakat Tetap Tenang, Peristiwa E.S Didalami Secara Profesional dan Transparan