Tembilahan, Pesisirnews.com - Musibah kebakaran kembali terjadi, kali ini amukan sijago merah menghanguskan sejumlah rumah warga di Jalan Tanjung Harapan, Tembilahan, Minggu (3/6/2018), sekira pukul 11.30 wib.
Dari data kepolisian, peristiwa yang terjadi pada siang bolong itu, setidaknya menghanguskan delapan unit rumah warga dan satu unit mobil, diantaranya, 2 (dua) Unit Rumah Kontrakan milik H. Buya, (65), 1 (satu) unit rumah milik Siti Aisyah (80), 1 (satu) unit rumah milik Radja Adnan. Kondisi rumah rusak sedang, 1 (satu) unit rumah milik Robinsyah, S.H, (49), 3 (tiga) unit rumah milik H. Jumri, (70) serta 1 (satu) unit mobil Jenis Dhaihatsu Ayla warna Hitam milik Masnal.
Berdasarkan penuturan saksi, siang itu, sekitar pukul 11.00 WIB, saksi Sinta beserta Iyang, Fatma, dan Ema, sedang bekerja mencuci pakaian di Loundry milik Sari. Lalu mereka menghidupkan beberapa alat Loundry ke saklar stop kontak listrik di dapur rumah. Namun setengah jam kemudian sekira pukul 11. 30 WIB, mereka melihat cok kontak mengeluarkan api, yang kemudian dengan cepat membesar.
Keempat karyawan loundry itu langsung panik dan segera berusaha menyelamatkan diri keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan warga.
Karena rumah sebahagian besar terdiri dari bahan kayu/papan, api dengan cepat merembet ke rumah yang lain. Warga dan perugas Kepolisian serta instansi terkait dibantu Dinas Pemadam Kebakaran berupaya melakukan pemadaman, hingga kemudian api dapat dijinakan.
"Dalam musibah kebakaran yang meludeskan 8 (delapan) unit rumah mengalami kebakaran dan 1 ( satu ) unit mobil, hangus terbakar, tidak terdapat korban jiwa. Kerugian materil diperkirakan mencapai 1 miliyar rupiah," ungkap Kapolres Inhil AKBP Christian Rony Putra melalui Kapolsek Tembilahan IPTU Zulhendra.
Lanjutnya, penyebab kebakaran diduga karena hubungan arus pendek. Saat ini, kebakaran tersebut, masih dalam penyelidikan Sat Reskrim Polres Inhil.(dan).