Inhil, Pesisirnews.com - Aksi Bela Rakyat jilid II oleh massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Mahasiswa Inhil, membakar tiga foto pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati sebagai bukti tidak adanya kepentingan politik dalam aksi mereka, Rabu 25 April 2018.
Pada aksi itu, tampak enam orang mahasiswa mengenakan topeng wajah para Paslon Bupati dan Wakil Bupati dengan coretan merah di depan gedung DPRD Inhil.
Hal itu dilakukan demonstran membuktikan serta menepis isu sejumlah kalangan yang menganggap mereka ditunggangi elit politik, tidak hanya itu mereka juga membakar foto tiga Paslon tersebut, dengan teriakan takbir.
Dalam aksi itu, salah seorang perwakilan petani menyampaikan keluhan kesahnya akibat turunnya harga kelapa.
"Kami masyarat kecil, harga kelapa kami itu sangat anjlok, kami merasa kesulitan harga kebutuhan tidak sesuai dengan harga kelapa," kata Sucipto, petani kelapa Desa Jungangan.
Karena itu ia meminta perhatian pemerintah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah sebagai wakil rakyat.
"tolong perhatikan kami pak, kami sangat kesulitan dengan harga kelapa yang sangat rendahnya, saya mohon kepada dewan mewakili masyarat, saya mohon anggota dewan dapat membantu kami," tandasnya.(dan).