Pesisirnews.com - Jembatan Widang Tuban, yang menghubungkan kecamatan Widang ke Babat Lamongan ambruk, Selasa (17/4/2018).
Informasi sementara yang diperoleh, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.50 WIB.
Suasana detik-detik pascakejadian itu dengan cepat beredar di media sosial.
Sejumlah netter membagikan foto maupun video rekaman yang memperlihatkan suasana jembatan Widang terkini.
Seperti yang diunggah pemilik akun Mohammad Mirza Maulana.
Pemilik akun tersebut mengaku sedang melintas di sekitar lokasi, kemudian merekam kejadian tersebut.
"JEMBATAN WIDANG PONDOK LANGITANPENGHUBUNG ANTAR LAMONGAN KE TUBAN AMBRUK SEKARANGPAS KEBETULAN SAYA LEWAT JEMBATAN SAMPINGNYA," tulisnya.
Tak hanya di Facebook, di Twitter kabar serupa juga beredar.
Pemilik nama akun @ana_khoz membagikan video yang memperlihatkan sejumlah kendaraan terjatuh ke sungai akibat peristiwa itu.
Banyak warganet yang terkejut dengan kabar tersebut.
@armandbae Innalillahi wainnailaihi rojiun..
@qitmr Waduh truk sampe jatuh gitu, semoga tidak ada korban
@BiLLRaY_san Innalilahi wainalilahi roji'un...ya Allah selamatkan jiwa2 mereka.
Dikutip dari Tribunjatim.com, hingga berita ini diturunkan dilaporkan tak ada korban jiwa akibat kejadian itu.
Bahayanya jembatan ini sebenarnya sudah mulai terlihat pada November 2017 ditandai dengan amblasnya jembatan sedalam 15 centimeter.
Untuk menghindari kemungkinan kecelakaan bagi pengguna jalan saat melintas, Sat Lantas Polres Lamongan saat itu memasang rambu di jalur jembatan.
Titik jembatan Babat - Widang yang ambles dan bergeser. Petugas memasang rambu, Jumat (3/11/2017) (Surya/Hanif manshuri)
Dan itu artinya pengguna jalan harus mengurangi kecepatan saat melintas di atas jembatan.
Kasat Lantas Polres Lamongan, AKP Anggi Saputra Ibrahim, Jumat (3/11/2017) kepada wartawan membenarkan amblesnya jembatan antara Babat Lamongan dan Widang Tuban.
"Jembatan ini ambles sekitar 15 cm," ungkapnya.
Untuk mengantisipasi agar jembatan tidak mengalami kerusakan lebih parah, pihaknya memberi rambu pembatas jalan dan tanda kerusakan agar pada titik itu tidak dilalui kendaraan.
Sumber Tribunnews.com