Penumpang Tak Berhenti Kentut, Maskapai Belanda Alihkan Pendaratan

- Sabtu, 17 Februari 2018 18:38 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir022018/pesisirnews_Penumpang-Tak-Berhenti-Kentut--Maskapai-Belanda-Alihkan-Pendaratan.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Ilustrasi/Internet

Pesisirnews.com - Sebuah pesawat milik maskapai penerbagan Transavia yang tengah dalam perjalanan dari Dubai menuju Amsterdam terpaksa melakukan pendaratan tak terjadwal di Vienna, Austria.

Penyebabnya, terjadi perkelahian antar-penumpang setelah salah satu dari mereka terus menerus buang angin alias kentut.

Kekacauan muncul saat dua orang pria asal Belanda meminta seseorang yang duduk di bangku yang sama agar berhenti buang angin.

Namun, pria tua bertubuh tambun itu seakan tak mengindahkan keluhan kedua orang itu dan terus buang angin. Merasa terganggu kedua pria Belanda itu melapor kepada kru kabin.

Demi menjaga ketenangan, kru kabin hingga pilot meminta pria tambun itu berhenti kentut. Sayangnya teguran dari kru kabin tak diindahkan dan itulah yang mengakibatkan kekacauan.

Alhasil, pilot maskapai penerbangan murah Belanda itu memutuskan untuk mendaratkan pesawatnya di bandara internasional Vienna, Austria.

Di bandara, polisi yang membawa anjing pelacak masuk ke dalam kabin lalu membawa pria tukang kentut itu turun.

Juru bicara kepolisian Austria membenarkan insiden di pesawat Transavia itu melibatkan seorang pria yang tengah masuk angin dan tak bisa menahan kentut.

Alhasil, dua penumpang yang duduk di sebelah pria itu merasa terganggu dan memicu kekesalan yang berujung perkelahian.

Selain pria "masuk angin" itu, dua perempuan yang adalah kakak beradik juga ikut diturunkan dari pesawat. Namun mereka mengklaim tak berbuat kesalahan apapun.

"Gila sekali, kami ikut diturunkan. Padahal kami tak mengenal para pria yang berkelahi itu. Kami hanya sial duduk di baris yang sama dengan mereka padahal kami tak berbuat apapun," kata Nora Lachhab (25) yang memiliki kepada harian De Telegraaf.

Juru bicara Transavia menegaskan, kedua perempuan itu diturunkan karena perilaku dan terbukti mengeluarkan kata-kata kasar kepada kru.

"Kru kami harus memastikan keselamatan penerbangan. Saat ada penumpang yang berpotensi menimbulkan bahaya, kru kabin akan turun tangan. Staf kami amat terlatih untuk hal semacam ini," kata juru bicara Transavia.

Meski diturunkan dari pesawat para penumpang ini tidak ditahan karena dianggap tidak melanggar hukum di Austria.

Manajemen Transavia menambahkan, mereka tengah mempertimbangkan apakah ongkos penerbangan untuk para penumpang yang diturunkan itu akan dikembalikan atau tidak.

Sumber Kompas.com 

Berita Terkait

Peristiwa

Bupati Herman Kukuhkan Paskibraka Inhil 2026, Tekankan Kekompakan dan Kesiapan

Peristiwa

Kapolda Riau Bawa Harapan ke Tepian Negeri, 3.600 Mangrove Bentengi Kuala Selat

Peristiwa

Satlantas Polres Inhil Gelar Strong Point Pagi, Pastikan Arus Lalu Lintas Tetap Lancar dan Kondusif

Peristiwa

Tim Gabungan Terus Lakukan Pemadaman Karhutla di Dua Lokasi di Inhil

Peristiwa

Kebakaran Rumah Terjadi di Jalan Tanjung Harapan Tembilahan, Api Berhasil Dikendalikan

Peristiwa

Kapolres Inhil Gelar Apel Pergeseran 150 Personel Menuju Kuala Selat dalam rangka Ekspedisi Merah Putih Presisi