RUPAT,PESISIR.NEWS.com- Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Riau menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kurikulum 2013 untuk guru kelas 1 dan 4,diikuti peserta sebanyak 80 orang . Diklat diselenggarakan mulai 15 sampai 19 Juni 2014. Kegiatan berlangsung di SDN 1 Batupanjang . Kecamatan Rupat Kabupaten bengkalis.
Pantauan Pesisir news Minggu (15/6/14) ditempat pelatihan pada saat dikomfirmasihkan ketua panitia pelaksana Kepala SDN 01 Batupanjang Tugiman SPd mengatakan “Pelatihan ini wajib diikuti oleh seluruh guru kelas 1 dan 4 yang ada di kecamatan Rupat pelaksana implementasi kurikulum 2013. Para guru sasaran akan dipandu oleh tim instruktur nasional yang sudah mendapatkan pelatihan dari LPMP. Nasional" Yang terdiri diri dari kelas 1 dua orang instruktur nasional dan kelas 2 dua orang instruktur nasional yang berasal dari kabupaten Rokan Hulu ,Rokan Hilir dan 2 dari kabupaten Bengkalis
Lanjutya Diklat kurikulum 2013 berlangsung marathon selama 5 hari. Kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB setiap pagi dan berakhir pukul 17.30 WIB. Untuk materi yang di implementasikan adalah 1. Rasional dan elemen pemanparkan SKL.KL.KD. 2. strategi implementasi K-13. 3.pendekatan pembelajaran tematif terpadu,saintifik model model pembelajaran dan penilaian autentik 4.Analisisis pengunaan Buku guru dan buku siswa 5..penerapan pendekatan saintifik dan model –modelpembelajaran dalam pembelajaran termatik terpadu.6..perancangan penilaian autentik dalam pembelajaran tematik terpadu, 7.pelaporan hasil penilaian pembelajaran disertai dengan penyusunamn RPP untuk di peer teaching . Ungkapnya dengan tegas dan bijaksana sesuai jabatan yang di pegangnya sebagai ketua panitia pelaksana dan sekali gus kepala sekolah SDN 01 Batupanjang untk penyampaian materi yang didapat dari peserta yang terdiri dari 80 orang dengan memakai dua kelas.
Ditempat terpisah pada saat Pessisir news menanyakan salah satu dari peserta diklat Nanang dari utusan SDN 05 Pangkalan nyirih mengatakan "Saya merasa senang mengikuti diklat ini. Mudah-mudahan ilmu dapat diterapkan dalam pembelajaran sekolah tahun pelajaran yang akan datang." Ungkapnya (Budi)