Memasuki Enam Bulan, Guru Madrasah Rupat Belum Terima Honor

- Rabu, 11 Juni 2014 23:05 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir062014/1402503232guru madrasah.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

RUPAT,PESISIR NEWS.com.- Malang nian nasib ratusan guru honor madrasah Kecamatan Rupat, pasalnya sudah enam bulan terhitung sejak bulan Januari-Juni mereka belum terima honor. Kondisi tersebut tidak jauh beda dengan tahun-tahun sebelumnya, lagi-lagi guru madrasah terabaikan.

Berbeda dengan guru honor dibawah naungan Dinas Pendidikan, kendati sama-sama berstatus honorer, mereka jauh lebih beruntung, bukan hanya nilai honorer yang mereka terima lebih tinggi dibanding guru madrasah, tapi yang sangat mencolok sejak sebulan lalu honor yang dalam nauangan Disdik juga sudah dibayarkan, sedangkan guru madrasah sampai saat ini masih gigit jari.

Pantauan wartawan  Pesisir news selasa 10/6/2014  di salah satu  sekolah madrasah yang terletak di kelurahan Terkul  saat di ketemui salah satu guru  yang udah lama 7 tahun mengajar ditempat tersebut  mengatakan dengan sebebenar untuk perwakilan dari ratusan guru madrasah yang ada di kecamatan Rupat  "Kendati profesi kami sama sebagai guru pendidik, tapi sudah kelihatan benar sekali perhatian dan pendangan Pemerintah ternyata tidaklah sama, dan Pemerintah terkesan membeda bedakan antara pendidikan agama dengan umum,"ucap guru madrasah Nursyam Spd  pada saat lagi istrahat di ruang mejelis guru yang dihadiri beberapa guru dan perwakilan dari kemenag Bengkalis’

 Lanjutnya “Jika alasannya anggaran belum bisa dicairkan, mengapa untuk pembayaran guru honor disdik sudah bisa dibayarkan, terkait hal itu, Pemerintah terlihat masih mamandang sebelah mata dengan guru madrasah."Rasanya kami sebagai guru madrasah hanya disuruh mendengarkan pentingnya pendidikan agama, tapi kami sebagai guru pendidik madrasah harus terima kenyataan dengan persoalan kesejahteraan,"paparya,

Begitu juga salah satu guru lainnya   memaparkan, bahwa janji Pemerintah untuk meningkatkan pendidikan dengan mensejahterakan guru ternyata tidak berlaku untuk madrasah, begitupun janji Pemerintah yang akan membayarkan honor guru pada tiap satu bulan, "tapi ternyata sudah enam bulan setengah, kami mengajar, tapi belum juga terima gaji, “tegasnya.

Terpisah, menurut salah satu perwakilan dari kemenag walau pun bukan bidang nya  dan merupakan salah satu pendiri sekolah madrasah yang ada di kelurahan terkul   dan sekaligus mantan kepala sekolah Mts saat dikomfirmasihkan oleh wartawan  pesisir news .com mengatakan, “ kami dari kemenag udah mengajukan ke pemda  disertai dengan spj tapi berapa hari ini kami terima kabar bahwa  pemda mengatakan dari seluruh dana hibah termasuk untuk pembayaran honor guru madrasah itu, DPA-nya belum ditandatangani, sehingga belum ada satupun dana hibah yang bisa dicairkan.

“Seperti itu kabar yang kami terima beberapa hari yang lalu, tapi perkembangan terakhir saya juga kurang tahu apakah sudah ditandatangan atau belum dan kita akui, dalam waktu dekat ini, rasa rasanya memang belum ada tanda-tanda honor madrasah akan segera tersalurkan, ”ujarnya . (budi)

Berita Terkait

Pendidikan

Kapolda-Pangdam Cek Karhutla Siak, Empat Wilayah Riau Jadi Atensi

Pendidikan

Kasus Viral TikTok di Kuansing, Polisi Kedepankan Hukum dan Kerukunan

Pendidikan

Hadiri Maulid Nabi, Plh Bupati Yuliantini Resmikan Gedung BKMT Desa Tanjung Raja

Pendidikan

Plh Bupati Yuliantini Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Pulau Burung

Pendidikan

Pemanfaatan Blade Server Dinkes Dipercepat untuk Dukung Kebutuhan Seluruh OPD

Pendidikan

Polisi Tertibkan PETI di Sungai Ojolali Kuansing, Dua Rakit Dompeng Dimusnahkan