BENGKALIS, PESISIRNEWS.COM - Sekolah kembali meliburkan para siswa menyusul kabut asap yang semakin tebal. Hari ini merupakan kabut asap terparah setelah sempat menghilang/berkurang sejak turun hujan seminggu lalu.Pantauan di lapangan, kabut asap mulai "memekat" sejak tengah malam dan terus berlanjut hingga pagi ini. Sementara mayoritas warga yang beraktifitas baik berangkat kerja maupun antar anak sekolah terpaksa menggunakan masker. Para siswa tetap berangkat karena sehari sebelumnya aktifitas belajar mengajar berjalan normal dan tidak ada pengumuman libur. Apalagi kondisi asap kemarin (Kamis,red) tidak separah kabupaten/kota lain.Keputusan libur ditetapkan setelah para siswa sampai di sekolah dan orang tua sudah tiba di rumahnya masing-masing. Keputusan meliburkan sekolah itu hanya berlaku pada hari ini. Sedangkan untuk hari-hari berikutnya akan menyesuaikan dengan kondisi asap.Tidak diketahui berapa indeks pencemaran, tapi melihat fakta di lapangan dengan jarak pandang kurang dari 200 meter, maka kabut asap saat ini dinilai cukup berbahaya.Hal itu diakui Kepala BLH Bengkalis H Arman AA. "Cukup berbahaya jerebu kiriman ni. Tindakan sekolah sudah tepat dan para orang tua pastikan anak-anak mereka jangan ada yang keluar rumah," ujarnya yang saat dihubungi sedang melaksanakan penyembelihan kurban di kantornya.Menurut Arman, sepertinya jerebu hari ini membuat pernafasan terasa kering. Untuk itu kepada masyarakat, seperti biasa hendaknya perbanyak minum air putih dan kurangi keluar rumah. "Pastikan untuk menggunakan masker," ujarnya. ***Sumber: Hallo Riau