BENGKALIS, PESISIRNEWS.com - Kehidupan Muhamad Fahmi Salam bersama Ibunya Halimah sangat memprihatinkan. Hidup hanya menumpang di rumah saudara Auzar (Alm) ayah Fahmi yang terletak di jalan Kelapapati Laut Gg. Zamrut. Ibu Fahmi yang mengalami Stroke ringan hampir 4 tahun ini tidak bisa banyak bergerak dan tidak bisa bicara dengan jelas.Jangankan untuk pengobatan Ibunya yang Stroke, untuk makan saja Fahmi dan ibunya hanya berharap pemberian tetangga-tetangganya. Seperti yang diakui oleh tetangganya Kamsiah, ia yang tiap harinya memandikan ibunya Fahmi, karena Ibunya Fahmi tidak bisa mandi sendiri, demikian juga untuk makan, hari-hari hanya berharap pemberian dari tetangga.“ Saya yang tiap hari memandikan ibunya Fahmi, karena ibunya Fahmi tidak bisa mandi sendiri, demikian juga untuk makan mereka hari-hari hanya berharap pemberian dari tetangga,” Ungkap Kamsiah kepada Bengkalispos.Fahmi anak Tuna Grahita yang bersekolah di SLB Negeri Bengkalis merupakan anak yang berprestasi di bidang olahraga Tenis Meja hingga Nasional, dan Menjadi Nominasi SOWSG ke 14 ke Los Angeles tahun 2015 mendatang.Saat di wawancara Bengkalispos di rumah tempatnya tinggal, Selasa (14/10), Fahmi tampak malu-malu dan enggan berbicara, namun setelah ditanyai oleh gurunya Nofelinda, baru Fahmi mau menjawab.Sambil terbata-bata dan malu-malu, Fahmi ingin Ibunya sehat kembali, karena ia sangat menyayangi ibunya, dan ia ingin punya rumah sendiri untuk ibunya.“ Ami ingin Mak sehat, Ami sangat sayangkan Mak, dan Ami ingin punya rumah sendiri untuk Mak,” ungkap Fahmi sambil tersenyum. (yee)