BENGKALIS, PESISIRNEWS.com - Polisi Resort (Polres) Bengkalis akan segera melakukan penyelidikan terkait dugaan penyelewengan (Bantuan Operasional Sekolah) BOS di SDN 30 Sai. Alam, Kecamatan Bengkalis yang diperkirakan kerugian negara mencapai Rp. 500 juta lebih sejak dana BOS digulirkan Pemerintah Pusat tahun 2006 hingga 2013 lalu.Hal itu disampaikan Kapolres Bengkalis AKBP Andry Wibowo. SIK, bahwa terkait dugaan penyalahgunaan dana BOS di SDN 30 tersebut akan segera dilakukan proses penyelidikan dan bila memang dam penyalurannya tersebut jelas ada unsur penyelewengan yang dilakukan oleh oknum pihak Sekolah maka akan dilakukan proses tindakkan tegas."Baru hari ini laporan kita terima, sebab itu akan kita pelajari dulu sejauhmana penggunaan dana BOS di sekolah tersebut, bila memang jelas telah terjadi tindak pidana korupsi dengan artian tidak disalurkan semestinya sesuai Juknis dan Juklak Dana BOS, maka akan kita lakukan tindakkan tegas pada oknum pihak sekolah yang bersangkutan, "tegas Kapolres Andry diruangan kerjanya yang didampingi beberapa anggota Reskrim bagian Tipikor, Rabu (1/10/14) Sebelumnya telah diberitakan kemarin, bahwa Dana BOS yang diterima SDN 30 mencapai Rp. 100 juta disetiap tahunnya dan selama 8 tahun dari tahun 2006-2013, siswa siswi kurang lebih ada 174 orang itu belum pernah menikmatinya, kecuali bantuan baju sekali diterima oleh anak murid selama 8 tahun dana BOS dterima.Sedangkan Kepala Sekolah (Kepsek) Herdawati mengaku banyak kesibukan, sehingga terkait Dana BOS tersebut yang mengakumudir pihak Bendahara, sedangkan dirinya hanya mendatangani keluar masukknya Dana BOS disetiap tahunnya."Program alokasi dana BOS yang melaksanakan itu Bendahara kita, sedangkan saya hanya mendatanganinya saja, karena saya banyak kesibukan, makanya semuanya yang mengatur terkait dana BOS itu bendahara kita, "ucapnya kemarin.Pernyataan Kepsek Herdawati bahwa yang mengalokasikan Dana BOS selama 8 tahun itu pihak Bendahara tersebut, Basrin selaku bendahara SDN 30 saat dihubungi membantah keras ucapan Kepsek tersebut."Itu bohong mas, dia yang ingin menyelamatkan diri sendiri tu, makanya kemarin saya sudah bilang, mau mengundurkan diri jadi bendahara, sebab saya tidak mau dijadikan kambing hitam terkait alokasi dana BOS tersebut, kemarin juga sudah saya sampaikan, sejak dana BOS itu kita terima selama 8 tahun, anak sekolah baru satu kali mendapat bantuan baju melalui Dana BOS dan batuan lain belum pernah disalurkan, "terangnya diujung telpon.Dari pantauan dilapangan, sekolah SDN 30 Sai. Alam, Kecamatan Bengkalis memang dapat diakui sangat memprihatinkan, selain kondisi bangunan sekolah yang sudah buruk dan kotor lantaran dinding gedung tanpa polesan cat, juga terlihat siswa mencapai 174 orang tersebut mayoritas keluarga kurang mampu.Sehingga baju sekolah yang dikenakan, setiap harinya terlihat kumuh yang warna putih baju tersebut sudah berubah jadi kecoklatan, lantaran baju seragam tidak pernah diganti, dan ada baju beberapa siswa malahan sudah terlihat jahitan tangan akibat sobek lantaran sudah lama dipakai tanpa ada gantinnya. (yee).