BENGKALIS, PESISIRNEWS.com- Wali murid SMP Negeri 2 Bengkalis yanag tidak ingin disebut namanya mengeluh dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh pihak Sekolah tersebut, yaitu tentang kebijakan sanksi berbentuk uang yang dikenakan kepada siswa- siswanya yang melanggar peraturan sekolah.Saat wartawan, Jumat (29/8) mengkomfirmasi tentang kebenaran cerita itu kesekolah SMP Negeri 2 Bengkalis, pihak sekolah membantah adanya kebijakan sanksi yang berbentuk uang tersebut.Mukhayat Kepala Sekolah di SMP N 2 Bengkalis menjelaskan bahwa itu hanya kesalahpahaman dari para wali murid saja yang tidak paham akan peraturan yang sekolah keluarkan.“ Itu hanya kesalahpahaman para wali murid saja, mereka tidak paham akan peraturan yang sekolah keluarkan,” Ungkap Mukhayat Pria yang memakai baju kurung melayu berwarna merah ini.Dan beliau mengaku telah membuat kebijakan mengukur Kepribadian siswa dengan cara sanksi dengan poin (angka), semakin besar bentuk pelanggaran semakin besar pula poin yang akan diberikan kepada siswa, dan beliau tidak pernah membuat kebijakan sanksi dalam bentuk uang.“ Kami dari sekolah telah membuat kebijakan pengukur kepribadian siswa dengan cara sanksi poin, semakin besar bentuk pelanggaran semakain besar poin yang akan diberikan kepada siswa, dan kami tidak pernah membuat kebijakan sanksi dalam bentuk uang,” ujar MukhayatDan beliau juga menghimbau kepada orang tua atau wali murid yang tidak paham akan peraturan yang sekolah buat demi menunjang kedisiplinan siswa, diharapkan langsung saja kesekolaah dan bertanya langsung agar tidak terjadi kesalahpahaman.“ Untuk orang tua atau wali murid yang tidak paham akan peraturan yang sekolah buat demi menjunjung kedisiplinan siswa, kami berharaf mereka lagsung datang kesini dan bertanya lagsung agar tidak terjadi kesalahpahaman,” Tutup Mukhayat. (alina)