TEMBILAHAN, PESISIRNEWS.COM – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa serentak di 96 desa di Kabupaten Indragiri Hilir, Rabu (25/11) ditinjau langsung Bupati Inhil, HM Wardan bersama Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono serta Komandan Distrik Militer 0413 Inhil, Letkol Inf Jarot Suprihanto.Peninjauan yang dilakukan bupati dan rombongan dimulai pada TPS 07 Simpang 3 Pulau Palas, Kecamatan Tembilahan Hulu, TPS 05 dan TPS 02 Desa Teluk Jira Kecamatan Tempuling, TPS 09 Desa Sungai Gantang, Kecamatan Kempas dan terakhir rombongan meninjau perhitungan suara di Desa Suhada Kecamatan Enok TPS 02.“Alhamdulillah dari pantauan dan laporan yang kita terima, suasana Pilkades berlangsung aman dan kondusif, “ ungkap bupati.Walaupun demikian bupati berpesan agar semua pihak yang terlibat dalam pemilihan dapat menjaga suasana aman tersebut sampai kepada tahap akhir, sehingga tujuan dilaksanakan pemilihan untuk mempercepat pembangunan daerah bisa terwujud.“Dan khusus untuk para calon Kepala Desa agar bisa menjadi motor dalam menjaga suasana kondusif di daerahnya masing-masing, karena pemimpin yang baik itu adalah yang baik dari awal hingga akhir, “ pinta Wardan.Sementara itu, Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawalan kegiatan Pilkades tersebut dari awal hingga tahap akhir.“Kita tentu sangat berharap semua tahapan Pilkades ini berjalan baik, lancar dan aman, walaupun demikian kita sebagai aparat polisi akan terus melakukan pengawalan seluruh rangkaian kegiatan ini, “ tukasnya.Sedangkan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Inhil, H Yulizal menegaskan bahwa semua teknis pelaksanaan Pilkades di lapangan sejauh ini berjalan lancar sesuai tahapan yang telah ditetapkan.“Setelah dilakukan pemungutan suara jam 13:00 wib, penghitungan sampai kepada pembuatan rekap di kecamatan dalam waktu dua hari sudah harus sampai di kabupaten, “ jelasnya.
Sukai Fan Page Facebook Pesisirnews.com, untuk mendapatkan berita terbaru. Silahkan Klik DISINI / Follow twiter klik DISINISelain itu, Yulizal menerangkan bahwa saat perhitungan suara di setiap TPS, diharapkan untuk menghindari mobilitas massa dari calon kepala desa. (Adv/humas/zul)