MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Penjabat (Pj) Bupati Meranti, H Edy Kusdarwanto, Senin (12/10) malam menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama TNI/Polri dan Perusahaan Coorporate. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi meluasnya kebakaran dan upaya pemadaman lahan di Desa Bandul, Kecamatan Tasik Putri Puyu Kepulauan Meranti.Dalam rakor tersebut, Edy Kusdarwanto, mengambil langkah cepat dengan membentuk tim terpadu penanggulangan api di Desa Bandul yang hingga saat ini sudah membakar 300 Ha lahan."Langkah pemadaman lahan ini sesuai infruksi Presiden yang meminta Bupati melaporkan terkait kondisi Karlahut di daerah. Dimana aparatur Sipil, TNI/Polri, diharapkan menjadi menjadi kekuatan inti pemadaman api," ujarnya.Nantinya, akan dilakukan upaya pemadaman dengan menurunkan personil dari Satgas Kabupaten sebanyak 20 orang yang terdiri dari Satpol PP dan Petugas Damkar, Polri 12 Personil, TNI 15 Personil, dibantu pihak Perusahaan PT. RAPP selain peralatan juga menurunkan Tim Fire Guard 10 Personil, PT. SRL 5 Personil dengan total 68 personil, tim ini akan menjadi kekuatan inti yang akan dibantu juga oleh masyarakat setempat secara swadaya."Dengan pembentukan tim terpadu ini, diharapkan pemadaman dapat terkoordinasi," harapnya.Sementara itu, Camat Tasik Putri Puyu, Fahrurozi, mengatakan bahwa upaya untuk memadamkan api sangat sulit dilakukan, karena keterbatasan alat dan sumber air."Sejauh ini, upaya pemadaman dikebun Sagu dan Karet terus dilakukan secara swadaya oleh masyarakat dibantu pihak perusahaan agar tidak semakin meluas hingga kepemukiman masyarakat," paparnya.Air laut yang asin menjadi sumber utama pemadaman, diakui Fahrurozi kondisi daerah sedang kekeringan, "Kami sudah mencoba membuat sumur-sumur air, namun hingga kedalaman 3 M belum menemukan air," akuinya.Untuk mengatasi hal ini, Pihak Riau Andalan Pulp And Paper (RAPP) sendiri telah mengerahkan bantuan alat dan personil, "Khusus di Desa Bandul diturunkan 10 personil dengan mesin 2 Makstri plus 40 gulung selang yang mampu melakukan pemadaman hingga jarak 1700 M, selain itu membuat sekat kanal secara manual untuk mengalirkan air " ujar Marzum, selaku Manager Area Pulau Padang.(Adi)