MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi tuan rumah rapat koordinasi (rakor) percepatan pengembangan daerah perbatasan yang digelar di Kota Selatpanjang, 6-9 Oktober mendatang.Kepala Bagian Humas Setda Meranti, Ery Suhairi, Senin (5/10) mengatakan bahwa rakor ini merupakan kegiatan Kementerian Desa yang digelar di Meranti. Semula direncanakan di Batam namun Pak Menteri minta digelar di Selatpanjang. Ini sebuah kepercayaan bagi daerah kita."Agenda rakor ini membahas percepatan pengembangan daerah perbatasan Kabupaten Kepulauan Meranti, Kepulauan Anambas dan Kabupaten Natuna. Khususnya untuk tahun 2016," jelasnya.Lanjut Ery, Pemkab Meranti sangat mendukung penuh rakor ini. Terlebih rakor ini membahas rencana pembangunan daerah perbatasan di Kepulauan Meranti seperti Kecamatan Rangsang Pesisir dan Pulau Merbau yang juga mengalami masalah abrasi."Informasinya kita mendapatkan sekitar Rp 40 miliar dalam bentuk program pengembangan dan pembangunan daerah perbatasan. Dana itu tercantum dalam APBN tahun 2016. Pemanfaatan dana itu untuk berbagai program pembangunan seperti pembangunan jalan dan jembatan, sekolah, kantor desa dan kecamatan serta infrastruktur lainnya," paparnya.Sekedar informasi, rakor tersebut akan dihadiri sekitar 50 pejabat dari Kementerian Desa, Gubernur Riau, Gubernur Kepri, Bupati Kepulauan Anambas dan Bupati Natuna yang akan datang ke Selatpanjang. Mereka akan membahas percepatan pembangunan daerah perbatasan serta melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Rangsang Pesisir yang berbatasan langsung dengan Selat Melaka.(Adi)