TEMBILAHAN, PESISIRNEWS.COM - DPRD Inhil menyarankan agar Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Indragiri (TI) Tembilahan diaudit sebelum dilakukan penanaman modal.Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Inhil Junaidi kepada awak media, Senin (21/9/2015) usai Rapat Paripurna Pengesahan RAPBD-P Inhil 2015."PDAM itu lebih baik diaudit dahulu, baru kita bicarakan mengenai penanaman atau penambahan modal," saran Junaidi bersama Ketua Komisi III DPRD, Iwan Taruna.Junaidi mengatakan, bahwa PDAM TI pernah jaya beberapa tahun yang lalu. "PDAM itu pernah bagus dan tidak pernah rugi," ungkap Junaidi.Sementara itu masyarakat Kota Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), khususnya para pelanggan PDAM Tirta Indragiri (TI) selalu kecewa dengan PDAM yang masih kerap tidak mendustribusikan air kepada para pelanggan bahwan hingga tiga hari dalam satu pekan.Seperti yang disampaikan salah seorang masyarakat di Gang Rindang Permata, Jalan Batang Tuaka, Tembilahan, Ian (25). Ian mengatakan bahwa PDAM masih kerap tidak mendistribusikan air kepelanggan."Jarang bang, kami disini kadang sampai tiga hari dalam satu miggu air tak mengalir," ungkap Ian sambil menambahkan, bahkan jikapun ada air mengalir, airnya sering keruh dan kadang-kadang juga mengeluarkan bau tidak sedap. (zul)