MERANTI, PESISIRNEWS.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Meranti, Selasa (15/9) menyampaikan pandangan umum terhadap Nota Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun 2015 yang disampaikan oleh Sekdakab Kepulauan Meranti, Iqaruddin, pada Senin (14/9) kemarin saat Rapat Paripurna di Balai Sidang DPRD Meranti.Dalam rapat tersebut, ada 7 fraksi yang menyampaikan pandangan umumnya, namun Fraksi PAN yang paling banyak menyampaikan pandangannya. Yang paling disorot oleh Fraksi PAN adalah peran SKPD untuk lebih pro Aktif dalam mencari sumber-sumber pendanaan yang lain demi meningkatkan penerimaan dan pendapatan daerah dan cermat dalam menyusun program agar efektif dan efesien, serta memprioritaskan program kegiatan Pro Rakyat serta menyesuaikan anggaran dengan waktu tersisa.Pandangan Fraksi PAN ini didukung oleh Fraksi Demokrat, PBB, PPP, PKB dan Hanura. Menurut Ktua Fraksi PBB, H. Zubiarsyah, SH, pemerintah saat ini belum maksimal dalam melakukan konsultasi atau koordinasi antara SKPD dan DPRD. Sementara masih banyak kegiatan fisik yang belum dilaksanakan, padahal kegiatan fisik tersebut menyentuh bagi rakyat.Sementara Fraksi Gerindra dan PKS menilai masih adanya SKPD yang belum melaksanakan program padahal sudah di anggarkan, serta penerapan UMK 1.940.000 di Meranti dapat direalisasikan.Sedangkan Fraksi Golkar dan PDIP, lebih menekankan kepada pemerintah agar bisa meningkatkan PAD secara maksimal dan meningkatkan SDM yang ada seperti dari sektor Pariwisata, namun pemerintah harus mendukung sektor pariwisata dengan membangun infrastruktur jalan dan jembatan.(Adi)