PESISIRNEWS.COM, TEMBILAHAN - Kabar banyaknya Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) yang akan mengundurkan diri karena takut tersangkut kasus hukum ditanggapi serius Bupati Indragiri Hilir HM Wardan.
Saat dikonfirmasi kemarin, bupati menegaskan bahwa tidak ada satu pun kepala PPTK yang akan mengundurkan diri.
"Kalau ada yang mau mengundurkan diri, maka yang bersangkutan harus siap untuk mundur dari jabatanya,"kata Wardan, seraya menjelaskan jika persoalan tersebut sudah disampaikan langsung kepada seluruh Pimpinan SKPD.
"Itu sudah saya sampaikan langsung kepada seluruh kepala dinas. Jadi jangan mengundurkan diri dari PPTK saja, tapi mereka juga harus mundur dari jabatanya," jelas Wardan.
Saat disinggung adanya kepala PPTK yang mengaku mengundurkan diri karena takut proyek yang ditanganinya bermasalah secara hukum karena ada pihak yang sengaja mencari-cari kesalahan dalam proyek yang dikerjakan, Wardan mengaku jika hal tersebut sudah menjadi tanggung jawab masing-masing PPTK.
"Kalau ada korupsi merekalah yang bertanggung jawab,"kata Wardan singkat, sambil berlalu.
Pernyataan bupati tersebut dinilai beberapa kalangan tidak menyelesaikan persoalan dan tidak menyejukkan suasana, melainkan menambah gaduh.
"Sebagai pimpinan tertinggi di daerah ini, harusnya bupati bisa memberikan kesejukan, bukan malah menakuti dan seolah lepas tangan, "ungkap Firmansyah, Ketua LSM PERAN Inhil, Minggu (13/9).
Seharusnya kata Firman, bupati mencari akar dari munculnya semua kekisruhan tersebut, bukan menambah keruh. (Zul).