BAGANSIAPIAPI, PESISIRNEWS.COM - Dalam upaya mengantisipasi peredaran narkoba dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Kaarhutla), pemkab Rohil menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama seluruh jajaran instansi vertikal, Rabu (11/2/2015) malam.Rapat yang dipimpin Bupati Rohil H. Suyatno ini juga dihadiri Kapolres Rohil AKBP Subiantoro, Dandim 0303 Bengkalis Letkol Arh Wachyu Dwi Ariyanto, Kepala Kejari Rohil Zainuddin, dan Ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan. Bupati Rohil H. Suyatno mengatakan, rapat yang digelar ini merupakan hasil dari rapat bersama Presiden Joko Widodo yang dihadiri oleh seluruh Bupati se Indonesia beberapa waktu lalu."Rapat ini membahas permasalahan narkotika dan karhutla, dimana selama satu tahun sudah 18 ribu jiwa masyarakat Indonesia meninggal dunia akibat mengkosumsi narkoba. Bahkan rata-rata 60 hingga 70 persen narapidana terlibat kasus narkoba. Untuk itu Pemkab Rohil berharap peran serta masyarakat ikut bekerjasama dalam memberantas narkoba," harap Suyatno.Sedangkan terkait masalah karhutla, dimana saat ini wilayah propinsi Riau yang marak terjadi karhutla berada dikabupaten Bengkalis. Meskipun demikian orang nomor satu di Rohil ini mengharapkan kepada masyarakat agar tidak membakar hutan dan lahan dengan cara membakar.Sementara itu, Kapolres Rohil AKBP Subiantoro menegaskan, maraknya peredaran narkotika di Rohil disebabkan daerah tersebut berdekatan langsung dengan negara tetangga Malaysia. Sementara masuknya barang haram itu diyakini melalui pelabuhan tikus maupun perairan lainnya, khususnya dipanipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas. Untuk memerangi narkoba ini keterlibatan masyarakat sangat diharapkan," sebut Kapolres.Saat ini, tambah Kapolres, kasus narkoba tertinggi di Rohil berada dikecamatan Bangko dengan jumlah 60 kasus, kemudian disusul kecamatan Bagansenembah dengan jumlah 27 kasus. Akibat barang haram ini tindakan kriminalitas lainnya semakin meningkat."Untuk memerangi maraknya narkoba tersebut Polres Rohil telah membuka sms hotline berupa pengaduan masyarakat sebagai komitmen bersama dalam memberantas narkoba dinegeri seribu kubah. Jika masyarakat mendapatkan informasi terkait masalah narkoba segera mengirimkan sms di nomor 0822-8555-3636," pesan Kapolres. (fad)