BMKG: Fenomena Aneh Saat Gerhana di Makassar

- Sabtu, 12 Maret 2016 07:07 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir032016/pesisirnews_BMKG--Fenomena-Aneh-Saat-Gerhana-di-Makassar.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
ilustrasi
PESISIRNEWS.COM, MAKASSAR - Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika Wilayah VI Kota Makassar menjelaskan fakta ilmiah tentang fenomena aneh yang terjadi di langit kota ini saat terjadinya Gerhana Matahari."Dari hasil pemantauan yang kami lakukan, beberapa kali sekumpulan awan tebal yang bergerak ke daratan kota Makassar gagal menembus daratan dan pecah di pinggir laut," ujar Kepala Stasiun Klimatologi Kelas l Maros - Makassar Balai Besar BMKG Wilayah IV Makassar, Abdul Mothalib di Makassar, Jumat.Dia mengatakan, pihaknya beserta beberapa petugas lainnya yang terus memantau perkembangan dan lalu lintas awan di seputar Maros dan Makassar itu melihat langsung fenomena alam tersebut.Padahal, awan tebal yang membawa curah hujan tinggi ini sangat berpotensi membuat Kota Makassar mengalami kebanjiran jika memang berhasil menembus Kota Makassar.Menurut Abdul Mothalib, kondisi alam ini kemungkinan akibat suhu yang terjadi di atmosfer, yakni di permukaan laut yang lebih dingin dan masuk ke daratan Makassar yang lebih hangat, akibatnya awan lebih banyak pecah di laut."Kita tidak tahu kenapa fenomena ini terjadi beberapa kali, padahal jika awan tebal itu berhasil tembus ke daratan, potensi banjir sangat mungkin terjadi di Makassar, tapi Alhamdulillah, inilah kekuasaan Allah," lanjutnya.Terkait perkembangan kondisi cuaca di kota Makassar, Abdul Mothalib menjelaskan jika Makassar saat ini sedang mengalami masa transisi dari musim hujan ke musim kemarau.Menurutnya, fase ini menyebabkan curah hujan kerap mengalami dan terjadi di sejumlah titik dan tidak menyeluruh di seluruh wilayah Makassar."Biasanya lebih banyak terjadi di sore hari dan malam hari. Karena interval hujan tidak merata," lanjutnya.Sumber: Antara


Tag:

Berita Terkait

Nasional

Nanti Malam Gerhana Bulan Total, Dapat Dilihat Tanpa Pakai Alat Bantu Optik

Nasional

Amril Mukminin Shalat Gerhana di Muara Basung

Nasional

Gerhana Matahari, Dari Jakarta Hanya Terlihat 88 Persen

Nasional

Turis Berdatangan ke Indonesia untuk Saksikan Gerhana Matahari

Nasional

Peristiwa Langka, Gerhana Matahari Total Akan Hampiri Sumatra Selatan