Saat Azan Magrib Berlomba dengan Dangdut Koplo di Kalijodo

- Kamis, 11 Februari 2016 09:33 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir022016/pesisirnews_Saat-Azan-Magrib-Berlomba-dengan-Dangdut-Koplo-di-Kalijodo.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Foto: liputan6
Suasana Kalijodo di siang hari
PESISIRNEWS.COM, JAKARTA - ‎Matahari mulai tenggelam. Azan Magrib mulai terdengar di antara hiruk-pikuk kemacetan di Jalan Teluk Gong Raya, Penjaringan, Jakarta Utara. Beberapa warga berbusana muslim berjalan menuju Masjid Nurul Hasanah yang berada di mulut Jalan Kepanduan II, Kalijodo.Pemandangan kontras dengan apa yang terjadi di lokasi yang berjarak puluhan meter dari masjid. Di lokasi tersebut berderet 50-an warung remang-remang dan kafe penjaja minuman keras. Satu per satu lampu mulai menyala. Reklame iklan bir mulai menghiasi sepanjang Kalijodo.Ya, itulah kawasan Kalijodo di Jalan Kepanduan II‎, Kelurahan Pejagalan. Sebagian pria hidung belang bisa jadi tidak asing mendengar nama kawasan ini. Tempat pelepas syahwat ini mulai naik pamor di era kolonial Belanda, 1930-an. Wacana pembongkaran Kalijodo bergulir dari gubernur satu ke gubernur lainnya. Namun hingga kini kawasan tersebut tetap berdiri."Memang wilayah sana tempat maksiat. Warga sini enggak terlalu memusingkan selama mereka tidak mengusik," ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya usai salat magrib di Masjid Nurul Hasanah, Kalijodo, Rabu 10 Februari 2016.Pantauan di lokasi, sekilas tidak ada aktivitas mencolok begitu baru memasuki Jalan Kepanduan II‎ dari arah Jalan Teluk Gong Raya. Namun setelah beberapa puluh meter, suasana gemerlapnya dunia hiburan malam mulai terasa.Hentakan dangdut remix mulai terdengar dari beberapa kafe ketika pintu terbuka. Tampak sejumlah wanita berpakaian seksi dengan make up tebal sibuk menggoda para lelaki yang datang atau melintas. Sedang‎kan di Masjid Nurul Hasanah, puluhan anak kecil asyik bercengkerama di lantai 2. Rupanya bocah-bocah itu tengah menanti guru ngaji mereka. Sementara di lantai bawah terlihat 3 pria sedang iktikaf sambil menanti azan Isya."Memang yang di sana (lokalisasi Kalijodo) itu kebanyakan orang pendatang semua. Kalau warga asli sini ya aktivitasnya biasa saja, seperti warga Jakarta lainnya," ucap warga lainnya menimpali.Suasana wilayah lokalisasi Kalijodo di siang hariMemang tidak semua bangunan yang ada di RW 5 Kelurahan Pejagalan itu dijadikan kafe maupun tempat karaoke. Kawasan prostitusi itu hanya tersebar ‎di 5 RT yang ada di RW 5, yakni RT 1, 3, 4, 5, dan 6. Di RW 5 Pejagalan, terdapat 9 RT.Secara administrasi kewilayahan, lokalisasi Kalijodo berada di 2 kecamatan‎, yakni Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, dan Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.Informasi yang diperoleh Liputan6.com, mayoritas warga pendatang di Kalijodo berasal dari Jawa Barat. Tercatat ada 150 pekerja seks komersil dan pemandu lagu di lokalisasi tersebut."Tapi kelihatannya kalau malam lebih ramai. Mungkin di sana bisa sampai 1.000 orang kalau hitungan kasarnya per kafe misalnya ada 20 orang," ucap sumber yang enggan diungkap identitasnya itu.Dia mengungkapkan, petugas di kawasan tersebut sulit mendata warga yang berada di lokalisasi Kalijodo. Apalagi banyak aparat setempat yang tidak berani mengulik kawasan yang dikenal dijaga sejumlah preman itu."Mungkin karena banyak juga yang kerjanya di situ, tapi tinggalnya di tempat lain‎," kata dia.Ikuti perkembangan berita ini. Silahkan Klik DISINI / DISINISumber: liputan6


Tag:

Berita Terkait

Nasional

3 Tahun Menjanda, Penampilan Mutia Ayu Makin Memesona Mata

Nasional

Simak 3 Orang Penyanyi Dangdut dengan Bayaran Tertinggi di Indonesia

Nasional

Pamela Safitri Bakar Lemak Sambil Goyang Hot, Netizen ikut Terbakar

Nasional

Lama Tak Terlihat, Pedangdut Nita Thalia Jalani Pengobatan Penyakit Berbahaya di Singapura

Nasional

Gerakan Anti-Azan Meningkat di Negara Bagian India

Nasional

Merasa Dapat Petunjuk usai Salat, Pedangdut Cantik Ovi Sovianti Putuskan Pindah Agama