Pendukung Islamic State Sudah Tersebar di Indonesia

- Sabtu, 16 Januari 2016 16:11 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir012016/pesisirnews_Pendukung-Islamic-State-Sudah-Tersebar-di-Indonesia-.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Internet
ilustrasi
PESISIRNEWS.COM, Jakarta - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan pendukung Islamic State (IS) sudah tersebar di seluruh wilayah Indonesia. "Sekarang hampir merata peta persebarannya. Semua wilayah Jawa, NTB, dan Poso. Kalau Poso, karena ada Santoso, dijadikan wilayah iddad (latihan paramiliter)," kata Badrodin yang dilansir Beritasatu.com Sabtu (16/1).Berdasarkan data Polri, terlepas dari asumsi banyaknya pendukung IS yang tidak terdata karena berangkat lewat jalur ilegal, ada setidaknya 408 WNI yang telah berangkat ke Suriah secara bergelombang sepanjang 2015.Beberapa nama tenar yang telah diketahui berada di negeri Suriah, misalnya Bachrum Naim (asal Solo), Bahrumsyah (asal Ciputat), dan Abu Jandal (asal Malang). Mereka tenar karena sempat membintangi video yang di-posting di Youtube.Berdasarkan analIS polisi mereka yang diduga bergabung dengan IS itu lantaran terpengaruh doktrin yang disebarkan lewat internet bukan karena basis ilmu atau keturunan misalnya.Alasan utama ratusan WNI tersebut bergabung ke Suriah, lanjut Badrodin, terkait dengan keyakinan. Ada juga terpengaruh iming-iming dan janji hidup lebih baik bila bergabung dengan IS.Dari 408 WNI itu, Badrodin menambahkan, ada 45 WNI yang diduga tewas di Suriah lantaran ikut bertempur memperjuangkan IS sementara 47 WNI telah kembali ke tanah air.Ini masih ditambah dengan 167 eks IS ataupun yang tetap pendukung IS yang telah di deportasi kembali ke Indonesia baik itu dari Turki, Malaysia, Brunei, Thailand, dan Mesir.Salah satu yang tewas di Suriah itu adalah anak Imam Samudra bernama Umar Jundul Haq alias Uncu. Imam adalah pelaku pengebom Bali 2002 yang telah dieksekusi mati.Disamping mereka yang telah berangkat, yang berencana berangkat ke Suriah sementara ada sekitar 1085 orang. Ini yang sedang dipantau pergerakannya.Untuk itu Badrodin berpesan pada seluruh masyarakat untuk tidak melihat maupun membaca artikel ataupun propaganda yang dilancarkan IS lewat apapun atau bisa terpengaruh.‎Naim, yang sementara ini diketahui bergabung dengan tandzim Jamaah Anshar Khalifah Daulah Nusantara (JAKDN), adalah orang yang disebut polisi bertanggung jawab atas serangan teror di Thamrin pada 14 Januari kemarin. Dia mengirimkan sejumlah dan perintah untuk membuat aksi "konser" di tanah air. Sumber : beritasatu


Tag:

Berita Terkait

Nasional

Wanita Inggris yang Bergabung dengan ISIS Kehilangan Banding atas Pencabutan Kewarganegaraan

Nasional

Ditengah Duka Gempa Turki-Suriah, 53 Orang Tewas Diberondong Peluru ISIS di Suriah

Nasional

BMKG: Gelombang 1,25 hingga 2,5 Meter Berpeluang Terjadi, Masyarakat Pesisir Diminta Waspada

Nasional

Perang Ukraina dan Krisis Utang di Negara-negara Berkembang yang Makin Mengkhawatirkan

Nasional

Krisis Ukraina Berimbas pada Kenaikan Harga Emas

Nasional

Media Rusia: Media Barat Terjerat Misinformasi Tentang Krisis Ukraina yang Mereka Tulis Sendiri