Wapres pimpin rapat terbatas terkait lahan gambut

- Kamis, 07 Januari 2016 10:25 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir012016/pesisirnews_Wapres-pimpin-rapat-terbatas-terkait-lahan-gambut.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Foto: Internet.
Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla
PESISIRNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin rapat terbatas terkait dengan pengelolaan lahan gambut dengan sejumlah pejabat negara yang digelar di rumah dinasnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis pagi.Juru Bicara Wakil Presiden, Husain Abdullah, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis, menyebutkan, pembahasan rapat tersebut adalah terkait dengan restorasi lahan gambut yang memang sedang direncanakan oleh pemerintah.Sedangkan pejabat yang diwartakan hadir antara lain Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil, dan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.Selain itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan, Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad, serta Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki.Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pemerintah bakal tidak hanya menangani kabut asap yang melanda berbagai daerah tetapi juga bakal membuat langkah-langkah untuk merestorasi lahan gambut yang terbakar."Harus diatasi kedua-duanya, yaitu kebakaran hutan dan restorasi mengembalikan lahan gambut itu dalam jangka panjang, semuanya dikerjakan secara bersamaan," kata Jusuf Kalla di Kantor Wapres, 26 Oktober 2015 lalu.Pemerintah juga bakal menggelar konferensi internasional tentang gambut guna mencari kerangka penyelesaian terkait kebakaran lahan gambut yang telah mengakibatkan kabut asap di banyak daerah di Republik Indonesia.Menurut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Panjaitan, lahan gambut yang ada di berbagai daerah di Indonesia merupakan salah satu lahan yang terluas yang ada di dunia."Masalah restorasi sangat urgen," katanya dan menambahkan diperkirakan untuk restorasi gambut seluruhnya membutuhkan jangka waktu hingga 3-5 tahun.Untuk itu, salah satu opsi kajian yang diperkirakan dibahas dalam rapat terbatas tersebut antara lain juga terkait dengan pembuatan Badan Restorasi Lahan Gambut.Setelah rapat terbatas di rumah dinas, Wapres dijadwalkan juga bakal memimpin rapat tentang kelistrikan di Kantor Wakil Presiden pada siang nanti.Cari berita terkait lainnya. Silahkan Klik DISINI / DISINISumber: antaranews.com


Tag:

Berita Terkait

Nasional

Mahfud MD Ditawari PKS Jadi Cawapres Dampingi Anies Baswedan

Nasional

Andi Arief: Sandi Uno Kita Tutup Jadi Cawapres, PKS: Mungkin Saja Anies Berjodoh dengan Sandi

Nasional

Debat Capres-Cawapres di Kampus untuk Mengetahui Kompetensi sebagai Pemimpin Nasional

Nasional

Wapres: Banyak Orang di Dunia Mencari Pemahaman Islam Moderat di Indonesia

Nasional

Pengamat: Ganjar-Erick Serasi Berpasangan sebagai Capres-Cawapres pada Pemilu 2024

Nasional

Lewat Pantun PAN Berikan Sinyalemen Usung Ganjar-Erick di Pilpres 2024