JAKARTA, PESISIRNEWS.COM - Kasus tewasnya pegawai Trans Jakarta dan kekasihnya karena tersetrum di Mangga Dua membuat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memerintahkan perbaikan. Sistem listrik di DKI harus dicek kembali."Memang lagi kita cek ulang. Ada juga yang nyebrang jalan kesetrum di Pasar Rumput. Kita lagi perbaiki semua sistem listrik kita," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (31/12/2015)."Target kita untuk ganti LED, kabel-kabel," sambungnya.PLN menyebut penyebab kejadian ini adalah akibat adanya instalasi kabel PJU-yang dikelola Pemprov DKI-di dalam tanah yang terkelupas. Ahok pun mengakui hal itu."Hampir semua kabel di Jakarta terkelupas. Bahkan kalau terbuka dikit dicuri," ucapnya.Ahok mencontohkan kabel dan pipa di Monas yang sudah pernah dicuri. Oleh sebab itu, pengadaan CCTV perlu diperbanyak agar bisa menangkap dan menghukum 'tangan-tangan nakal' tersebut."Emang gitu penyakitnya. Juga mutu pekerjaan yang enggak baik," ujar Ahok.Selain itu, wacana menata kabel-kabel di Jakarta dengan sistem ducting juga akan direalisasikan. Ahok menugaskan Dinas Bina Marga."Kita ingin Jakpro kerjain. Harus. Binamarga yang kerjain," ungkapnya.Sebelumnya, Manajer Komunikasi, Hukum, dan Administrasi PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang Aries Dwianto menerangkan, sudah dilakukan peninjauan di lokasi terkait insiden tersebut. Hasilnya, ada instalasi kabel PJU di dalam tanah yang terkelupas."Aliran listrik berasal dari instalasi kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) di dalam tanah yang terkelupas. Terdapat genangan air yang merupakan konduktor listrik di sekitar kabel PJU terkelupas tersebut, sehingga pegawai TransJakarta tersengat listrik saat melintasi genangan air," terang Aries dalam keterangan tertulis, Rabu (30/12/2015) kemaren.
(ry)Cari berita terkait lainnya. Silahkan Klik DISINI / DISINISumber: detik.com