Begini Canggihnya Gedung Baru KPK

- Selasa, 29 Desember 2015 13:31 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir122015/pesisirnews_Begini-Canggihnya-Gedung-Baru-KPK.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Foto: Internet.
Gedung baru KPK.
JAKARTA, PESISIRNEWS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi hari ini meresmikan gedung barunya sekaligus merayakan ulang tahun yang ke-12. Selain lebih besar dan lebih luas, gedung yang berjarak sekitar 500 meter dari gedung lama KPK tersebut memiliki sejumlah fasilitas yang canggih.“Gedung ini dirancang menjadi smart building, green building, dan secure building,” ujar pimpinan KPK Agus Rahardjo saat memberikan sambutan dalam peresmian gedung baru KPK, Selasa, (29/12/2015).Agus melanjutkan, konsep smart diwujudkan dengan penggunaan sistem keamanan terintegrasi berupa kamera pengawasan, pengontrolan terhadap akses masuk, manajemen penganturan pengunjung, dan pengawasan berkeliling serta mampu mengendalikan semua aktivitas peralatan utama dan penunjang di dalam gedung.“Dengan konsep smart, pemakaian pendingin ruangan dan listrik juga lebih hemat karena menggunakan sensor gerakan dari manusia di dalam gedung," ujarnya. "Diharapkan konsep ini bisa menjadi contoh bagi yang lain dalam hal membuat gedung yang efisien terhadap penggunaan listrik dan tenaga surya."Sedangkan konsep green, ucap Agus, diwujudkan dengan mengedepankan penghematan penggunaan energi, misalnya penggunaan air hujan untuk keperluam toilet dan penyiraman tanaman. Dirinya menyebut, air hujan tidak akan mengalir di gedung merah-putih tersebut sehingga karena adanya resapan tersebut.“Untuk secure building, memang masih belum optimal. Gedung ini didesain agar hanya orang yang berhak saja yang bisa masuk ke dalam,” tutur Agus.Agus menjelaskan, setiap terperiksa nantinya akan memakai kartu identitas. Dirinya mengatakan, terperiksa yang tengah diperiksa di satu ruangan, tidak akan bisa mengakses ruangan lain. Di ruangan tersebut, ujar Agus, hanya terperiksa saja yang bisa masuk sedangkan pengantar menunggu di ruang lain.Adapun ruang pemeriksaan terletak di lantai 2 dengan jumlah ruangan sebanyak 70 ruang. “Ruang terperiksa juga terhubung dengan layar di ruang lain sehingga saat pemeriksaan berlangsung, transkrip wawancara sudah bisa dibuat saat itu,” ujarnya.Selain untuk operasional, di bagian samping gedung dibangun penjara bagi koruptor dengan kapasitas sebanyak 50 orang. Rinciannya, 40 ruang untuk pria dan 10 ruang untuk wanita. Fasilitas penjara tak akan jauh berbeda dengan fasilitas yang ada saat ini. Ruang sel penjara di gedung KPK saat ini memiliki luas 2 x 3 meter. Isinya hanya ada tempat tidur seluas 0,9x1,8 meter, lemari, dan exhaust fan.Dengan luas lahan 8.663 meter persegi dan luas bangunan 39.629 meter persegi, gedung ini memiliki 16 lantai yang setiap lantainya memiliki fungsi yang berbeda. Pembangunan gedung ini dilakukan menggunakan anggaran tahun jamak sebesar Rp 315,15 miliar yang bersumber sepenuhnya dari Anggaran Pendapatan dan Anggaran Belanja Negara (APBN).Gedung baru KPK ini diresmikan pada hari ini, Selasa, 29 Desember 2015 dan bertepatan dengan ulang tahun ke-12 komisi antirasuah tersebut. Gedung baru yang hanya berjarak sekitar 500 meter dari gedung lama itu diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.Adapun gedung baru KPK dibangun lantaran kantor lama berlantai sembilan di Kuningan, Jakarta Selatan, tidak mampu menampung jumlah pegawai lembaga antikorupsi yang terus membengkak. Saat ini, jumlah pegawai KPK mencapai 1.000 orang lebih. KPK pun menyediakan lahan seluas 8.000 meter persegi untuk proyek gedung itu. (ry)Cari berita terkait lainnya. Silahkan Klik DISINI / DISINISumber: tempo.co


Tag:
kpk

Berita Terkait

Nasional

Desa Sungai Intan Perwakilan Kab Inhil Calon Percontohan Desa Anti Korupsi KPK RI 2025

Nasional

Ketua PW-IWO Riau Meminta KPK Turun ke Indragiri Hilir: Awasi Secara Ketat Kegiatan Kepala Desa

Nasional

Jadi 'Anak Emas' PLN, Bagaimana Sepak Terjang PT Sahitya Amartya Konsultama?

Nasional

Operasi Senyap KPK Amankan Pj Wali Kota Pekan Baru

Nasional

Sumbang Terdengar, Benarkah Eks VP HTD Area I Rusak Sistem Organisasi di PLN?

Nasional

Buntut Istrinya Pamer Kekayaan Di Media Sosial , KPK Menelusuri Harta Kekayaan Sekda Riau SF Hariyanto