JAKARTA, PESISIRNEWS.COM - Rencana "konser besar" kelompok teroris yang akan melaksanakan aksinya saat Natal tercium aparat. Pengungkapan niat ini dilakukan setelah Polri menangkap sekelompok orang yang diduga sebagai jaringan teroris.Yang mengejutkan, mereka ternyata seakan merencanakan membuat konser besar melalui pengeboman di berbagai tempat dan institusi.Kadiv Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Anton Charliyan mengatakan, pengungkapan berdasar hasil pengembangan terhadap dua pelaku teror yang berhasil ditangkap."Mereka mau meledakkan tempat-tempat tertentu dan pejabat. Mereka mau mengadakan ’konser besar’ di Indonesia agar menjadi salah satu berita internasional. Termasuk kantor polisi, tempat ibadah, Densus, BNPT, polisi, dan pejabat pemerintah," ujarnya di Mabes Polri, Jakarta, Senin, (21/12/2015).Lanjut Anton, pihaknya berhasil mengamankan dua pelaku teroris kelompok Klaten, Jawa Tengah. "Mabes Polri berhasil mengembangkan (pelaku teror) kelompok Klaten inisial Jar dan Mka. Mereka dulu memproduksi bahan peledak," terangnya.Meski begitu, Mabes Polri belum berhasil menebas tuntas kelompok teroris Klaten, Jawa Tengah itu. Dengan artian, masih banyak kawanan teror yang masih berkeliaran.Dari ocehan kedua pelaku teror yang diamankan, terdapat tempat isolasi di mana kawanan teror lainnya merakit bom untuk diledakkan di Natal dan Tahun Baru 2016."Di sana ada dua orang lagi yang memang bukan DPO (Daftar Pencarian Orang). Salah satunya di Mojekerto sudah DPO. Ini bukan kelompok ISIS (Islamic State Irian-Syria) tapi radikal yang lama beraksi di Klaten tahun 2014. Ada industri rumahan yang buat bahan peledak," jelasnya.
Jangan lewatkan berita terkait lainnya. Silahkan Klik DISINI / DISINISumber: riaupos.co