Pendukung sebelah dilarang baca, kata Gus Rozaq, Sekretaris BKSN 3 Maklumat Agar Tidak terjebak Gaduh

Haikal - Selasa, 20 November 2018 11:36 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir112018/pesisirnews_Pendukung-sebelah-dilarang-baca--kata-Gus-Rozaq--Sekretaris-BKSN-3-Maklumat-Agar-Tidak-terjebak-Gaduh.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Gus Rozaq, Sekretaris BKSN. (FT/MKY)

Pesisirnews.com- Sesungguhnya, politik itu asyik, indah kalau dilakukan dengan akhlakul karimah. Sebaliknya, menjadi mengerikan, kalau hanya asal menang, lalu menggunakan segala cara. Hari ini, panggung Pilpres 2019, semakin panas dengan manuver-manuver kasar.

"Dalam kondisi begini, perlu ada maklumat bagi BKSN (Barisan Kyai dan Santri Nahdliyin red.) agar tidak larut dalam kegaduhan. Kita minta rambu-rambu ini dipahami dan ditaati. Pendukung sebelah dilarang baca," kata Gus Rozaq, Sekretaris BKSN sambil tersenyum.

Ada tiga maklumat BKSN untuk mensukseskan Prabowo-Sandi dalam Pilprers 2019. Adalah Berjuang, Memilih dan Beradab.

Pertama, mengapa kita perlu berjuang? "Ikhtiar memenangkan Prabowo-Sandi harus didasari ibadah. Bela negara, karena kondisi negara semakin terpuruk, hutang menggunung, BUMN terus merugi, Ekonomi morat-marit, hukum kacau balau. Rakyat kecil semakin sulit masa depannya," jelasnya.

"Kita juga harus menghidupan Islam. Hari ini Islam hanya dipakai alat berkuasa. Ormas Islam diacak-acak, direndahkan dengan dikasih 'permen' politik. Sudah terang benderang, bahwa, Rais Aam PBNU itu tidak boleh berpolitik, tetapi, tetap saja 'dibajak' untuk mempertahankan kekuasaan. Ini berbahaya," tambahnya.

Berjuang untuk Seluruh Rakyat Indonesia

Kedua, mengapa kita harus memilih Prabowo-Sandi? "Prabowo Sandi memiliki konsep,  strategi,  kemampuan, dan kemauan,  untuk mengelola dan menjadikan Indonesia sebagai negara utama dunia.  Dia tidak memburu harta, tidak membuat geng politik, tidak tunduk kepada ketua umum partai, karena keduanya bukan petugas partai," ujarnya.

Ketiga, mengapa kita harus beradab? "Hari ini kita saksikan semakin hilang nilai-nilai agama dalam berpolitik. Orang menebar fitnah sudah biasa. Bahkan dengan enaknya menggunakan ayat Alquran untuk kepentingan politik. Menyebar hoax, membakar emosi umat, seakan-akan harus demi sebuah kemenangan. BKSN harus menghindari cara-cara seperti itu," jelasnya.

"Lakukan semua dengan adab yang baik. Dengan yakin dan ikhlas, kerja keras dan amal shaleh, serta doa secara sungguh-sungguh kepada Allah swt untuk kemenangan Prabowo-Sandi. Dengan pertolongan Allah swt., rakyat bersama kita. Karena perjuangan ini bukan hanya untuk kita, tetapi, untuk seluruh rakyat Indonesia, termasuk menyelamatkan NU di dalamnya," tegas Gus Rozaq. (rls/duta.co)


Tag:

Berita Terkait

Nasional

Wakapolres Inhil Bekali Kader HMI Materi Green Policing, Dorong Generasi Muda Peduli Lingkungan

Nasional

Inhil Dorong Hilirisasi Kelapa, Penguatan Perkebunan Rakyat Jadi Perhatian

Nasional

Evaluasi Pemerintah Digital 2026, Kepala Diskominfops Inhil Dorong Penguatan SDM

Nasional

Bupati Inhil Lepas 70 orang Kontingen Untuk Berkompetisi Diajang Porsenijar Tingkat Propinsi

Nasional

Bupati Inhil Sambut Kunjungan Kerja Kajati Riau, Sinergi Antarlembaga Diperkuat

Nasional

Rekonstruksi Jalan Sanglar–Kotabaru Terus Dikebut, Material Mulai Dimobilisasi