Prabowo Subianto Minta Maaf soal Tampang Boyolali, Sekjen PDIP Bilang Begini...

- Kamis, 08 November 2018 08:51 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir112018/pesisirnews_Prabowo-Subianto-Minta-Maaf-soal-Tampang-Boyolali--Sekjen-PDIP-Angkat-Suara.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Tribunnews.com

Jakarta, Pesisirnews.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menanggapi soal permintaan maaf calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto soal 'Tampang Boyolali'.

Ia menerima permintaan maaf Ketua UmumGerindra Prabowo Subianto. Menurutnya, permintaan maaf yang keluar dari pemimpin itu bersifat positif.

Meski demikian, terkait tulus tidaknya permintaan maaf itu dia enggan berkomentar lebih jauh.

"Ya tulus (atau) tidak, teman wartawan lebih tahu ekspresi gimana itu rasa sesal atau hanya khawatir elektoralnya turun itu kan bisa kelihatan," ujar Hasto, di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/11/2018).

"Tetapi kami melihat apapun permintaan maaf yang keluar dari pemimpin itu hal yang baik, hal yang positif, kami menerima permintaan maaf itu," imbuhnya.

Lebih lanjut, Hasto justru berkelakar terkait permintaan maaf Prabowo. Ia mengaku menghubungi langsung Bupati Boyolali untuk langsung berdamai terkait masalah ini.

Bahkan, ia mengatakan jika Prabowo datang, dirinya dan Bupati Boyolali siap menyuguhkan air kelapa muda.

"Dan saya langsung hubungi Bupati Boyolali, 'dah minta maaf aja semua damai bergandengan tangan'. Nanti kalau pak Prabowo datang udah kita kasih air degan (kelapa muda, - red) supaya menyegarkan," tukasnya seraya tertawa.

Sebelumnya Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto akhirnya angkat bicara terkait pidato 'Tampang Boyolali' yang menuai kontroversi.

Melaui vlog bersama kordinator Juru bicara Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, Prabowo menyampaikan permintaan maaf apabila ada yang tersinggung dengan pidatonya tersebut.

"Saya tidak maksud menghina, Tapi kalau ada yang merasa tersinggung saya minta maaf," kata Prabowo dalam vlog di akun Instagram Dahnil yang diunggah, Selasa malam, (6/11/2018).

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang ditemui di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (8/10/2019). - Tribunnews.com/ Rina Ayu

Ia kemudian menjelaskan mengenai pidato tersebut. Pidato disampaikan dalam acara peresmian gedung yang pesertanya berasal dari kader partai mitra koalisi yang jumlahnya sekitar 400 sampai 500 orang.

Dalam pidato kurang lebih satu jam tersebut, ia mengatakan tidak ada sama sekali niatan untukmerendahkan warga Boyolali. Pernyataan 'Tampang Boyolali' tersebut merupakan gaya bicaranya yang merasa dekat dengan warga.

"Tidak ada niat sama sekali, itu kan cara saya bicara, familier, ya istilah bahasa bahasa sebagai orang temen," katanya.

Sumber Tribunnews.com 

Berita Terkait

Nasional

Tim KKP Evakuasi Diduga Bangkai Paus di Perairan Sungai Bahale Mandah

Nasional

Warga Temukan Jenazah Pria di Dalam Togok Jaring Ikan di Sungai Batang

Nasional

Wakapolres Inhil Bekali Kader HMI Materi Green Policing, Dorong Generasi Muda Peduli Lingkungan

Nasional

Inhil Dorong Hilirisasi Kelapa, Penguatan Perkebunan Rakyat Jadi Perhatian

Nasional

Diduga Bangkai Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Terdampar di Tepian Pantai Bakau Mandah

Nasional

Evaluasi Pemerintah Digital 2026, Kepala Diskominfops Inhil Dorong Penguatan SDM