Pengantin Baru Jadi Korban Tragedi Lion Air, Istrinya Meratap di Rumah

- Senin, 29 Oktober 2018 19:53 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir102018/pesisirnews_Pengantin-Baru-Jadi-Korban-Tragedi-Lion-Air--Istrinya-Meratap-di-Rumah.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Pojoksatu.id

Pesisirnews.com - Tragedi Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610 belum bisa dipercaya sepenuhnya oleh keluarga besar Deryl Fida Febrianto.

Deryl menjadi salah satu penumpang di dalam pesawat dengan rute Jakarta-Pangkal Pinang tersebut.

Mendung duka masih menggelayut di sebuah rumah sederhana di Jalan Simo Pomahan No. 67 RT 5/ RW V, Surabaya. Terop sudah terpasang di depan rumah itu.

Beberapa tetangga dan pelayat juga mulai tampak berdatangan saat JawaPos.com mendatangi rumah tersebut, Senin siang (29/10).

Kesedihan paling besar dirasakan oleh Luthfiani Eka Putri (23) istri Deryl. Maklum saja, mahligai rumah tangganya bersama Deryl baru terjalin selama dua minggu.

Keduanya menikah 15 Oktober lalu. Mereka menikah setelah hampir setahun berpacaran. Bahkan Luthfiani dan suaminya belum sempat bulan madu.

Luthfiana Eka Putri (kanan) ditemani ayah Deryl Fida Febrianto, Didik Setiawan. (Aryo Mahendro/JawaPos.com)

"Belum ada rencana bulan madu," ujar Luthfiani lirih.

Kini, Luthfiani hanya bisa menangis. Ia meratap di rumah duka. Luthfiani berharap suaminya selamat.

Lithfiani sesekali menahan tangis. Sambil sesenggukan, dia mencoba menceritakan musibah yang menimpa suaminya itu.

Awalnya Luthfiani mendapat kabar ada pesawat jatuh dari mertuanya atau ibunda Deryl, Saining (42) sekitar pukul 09.30 WIB.

Saining bertanya kepada Luthfiani apakah suaminya menaiki Lion Air JT-610. Sejak berita pesawat mengalami lost contact tersiar di TV, Sianing ingin memastikan kondisi putranya. Luthfiani sendiri belum ngeh, suaminya naik pesawat apa menuju Pangkal Pinang.

Luthfiani langsung mengecek foto tiket yang sempat ditunjukkan Deryl kepadanya. Ternyata benar. Deryl terdaftar dalam manifes penumpang Lion Air JT-610 dengan nomor tiket 9902169649928. Luthfiana mengaku sudah mengkroscek dengan foto tiket yang sempat dikirim Dryl melalui WhatsApp.

"Awalnya, saya bilang nggak tahu. Saya bilang, lihat dahulu foto tiketnya. Ternyata bener JT-610. Akhirnya, saya lihat TV. Ternyata bener penerbangan ke Pangkal Pinang," tambahnya.

Sementara itu, ayah Dery, Didik Setiawan (43) mengaku langsung berangkat ke Bandara Internasional Juanda usai mendapat kabar tersebut. Didik mengatakan, manajemen PT Lion Air sendiri yang menemuinya di bandara.

Dia mencoba menelusuri informasi melalui manajemen Lion Air tentang keberadaan putranya. Didik mengatakan, pihak Lion Air pun belum dapat memastikan keberadaan anak sulungnya itu.

Meski demikian, dia mendapat jatah dua tiket ke DKI Jakarta dari manajemen Lion Air. Didik mengatakan, tiket itu akan digunakan jika sudah mendapat kabar dari keluarga dan Badan SAR Nasional dj Jakarta.

"Informasi dari manajemen Lion Air di Juanda, dapat jatah dua tiket ke Jakarta berdasarkan kartu keluarga. Tapi, saya nggak tahu kalau (tiketnya) bayar atau tidak," kata Didik.

Sumber Pojoksatu.id 

Berita Terkait

Nasional

Tim KKP Evakuasi Diduga Bangkai Paus di Perairan Sungai Bahale Mandah

Nasional

Warga Temukan Jenazah Pria di Dalam Togok Jaring Ikan di Sungai Batang

Nasional

Wakapolres Inhil Bekali Kader HMI Materi Green Policing, Dorong Generasi Muda Peduli Lingkungan

Nasional

Inhil Dorong Hilirisasi Kelapa, Penguatan Perkebunan Rakyat Jadi Perhatian

Nasional

Diduga Bangkai Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Terdampar di Tepian Pantai Bakau Mandah

Nasional

Evaluasi Pemerintah Digital 2026, Kepala Diskominfops Inhil Dorong Penguatan SDM