Menengok sel Setnov di Sukamiskin, perabotan lengkap dan ada toilet duduk

- Minggu, 16 September 2018 22:10 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir092018/pesisirnews_Menengok-sel-Setnov-di-Sukamiskin--perabotan-lengkap-dan-ada-toilet-duduk.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Merdeka.com
Setnov di Lapas Sukamiskin. ?2018 istimewa

Jakarta, Pesisirnews.com - Setya Novanto saat ini mendekam di Lapas Sukamiskin. Dia kembali menjadi sorotan. Sel ditempatinya dilengkapi berbagai fasilitas di luar prosedur yang ditetapkan.

Ombudsman yang melakukan sidak beberapa hari lalu menemukan fakta bahwa kamar mantan ketua DPR ini lebih besar dengan perabotan tertata rapi. Lengkap dengan ranjang berkasur dan toilet duduk.

Pemandangan berbeda tampak di sel lain yang kondisinya kumuh dengan luas tidak sebesar milik Setya. Di dekat kasur, ada toilet jongkok ditutup satu potongan keramik lantai.

Kalapas Sukamiskin, Tejo Harwanto mengakui sejak ditugaskan sebulan lalu menggantikan Kalapas lama yang diciduk KPK, kondisinya seperti itu.

Dinding Setya Novanto dilapisi oleh plywood. Alasannya, kondisi tembok lapas yang sudah berusia ratusan tahun sudah tidak optimal. Apalagi jika hujan mengguyur, air kerap merembes ke dalam kamar.

Ia menyebut, hal seperti ini merupakan inisiatif para napi. Sedangkan kasur yang ada, dari informasi yang diterimanya adalah warisan napi terdahulu.

Disinggung mengenai keinginan Ombudsman agar seluruh sel merata, baik dari segi luasan dan fasilitas, Tejo menyebut hal itu merupakan target jangka panjang.

"Dalam aturan tidak boleh menambah atau mengurangi bentuk ruangan. Tapi saat pertama saya masuk (bertugas di sini) sudah seperti itu," katanya.

"Untuk mengubahnya, anggaran tidak ada. Untuk perawatan saja tidak ada (anggaran). Makanya saya minta anggaran di tahun 2019," lanjutnya.

Untuk itu, selama satu bulan bertugas di Lapas, Tejo mengaku fokus pada pembenahan SDM dan mindset petugas lapas yang psikologisnya terpengaruh dari OTT KPK beberapa waktu lalu.

Ia menekankan integritas petugas dan peningkatan pengawasan kepada seluruh napi.

Setelah ada anggaran, ia mengaku akan memikirkan pembongkaran. Namun, hal ini perlu kesiapan matang terkait gedung Lapas yang sudah tua, termasuk pemindahan sementara napi selama proses pembangunan.

Selain itu, semua kasur dan toilet akan disamaratakan agar kondisi lapas bisa lebih bersih dan tidak mengganggu kesehatan napi serta tidak terkesan ada diskriminasi.

"Kalau saya punya uang (anggaran dari pusat), akan diadakan itu (kasur dan pembenahan toilet). Soalnya, tidak ada pengadaan sejak lima tahun lalu," terangnya.

Ia menambahkan, jika anggaran terealisasi, toilet duduk akan diberlakukan dihampir seluruh kamar. Ini juga untuk memudahkan 70 persen napi di Lapas Sukamiskin sudah berusia lanjut.

"Seluruh kamar semestinya seperti itu (punya kloset duduk). Banyak penghuni lapas yang usianya 50 tahun ke atas, kesulitan (buang hajat di kloset jongkok)," pungkasnya.

Sumber Merdeka.com 

Berita Terkait

Nasional

Dua Perempuan Diamankan Polres Inhil, Diduga Edarkan Sabu 0,64 Gram di Pekan Arba

Nasional

HUT ke-81 TNI di Inhil, Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda

Nasional

Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian

Nasional

Polres Inhil Dampingi Ekshumasi Jenazah (E. S) , Tim Forensik Lakukan Autopsi

Nasional

Kapolres Inhil Ajak Masyarakat Tetap Tenang, Peristiwa E.S Didalami Secara Profesional dan Transparan

Nasional

Kapolres Inhil Ajak Masyarakat Tetap Tenang, Peristiwa E.S Didalami Secara Profesional dan Transparan