Layanan Dan Fasilitas Wisma Atlet Asian Games 2018 Dipuji Atlet Asing

- Sabtu, 01 September 2018 08:13 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir092018/pesisirnews_Layanan-Dan-Fasilitas-Wisma-Atlet-Asian-Games-2018-Dipuji-Atlet-Asing.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Para atlet peserta Asian Games 2018 dari berbagai negara tiba di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Utara, Rabu (15/8/2018). Panitia Asian Games 2018 (INASGOC) mencatat sudah 1.483 Atlet dari 37 negara peserta yang menghuni Wisma Atlet Kemayoran. (KOMPAS.com/

Jakarta, Pesisirnews.com - Dua atlet kano asal Singapura, Tian Ghee Terence Ong dan Barath Kumar S, mengaku puas dengan pelayanan dan fasilitias Wisma Atlet Jakabaring Sport City (JSC).

Menurut Tian Ghee, makanan dan minuman yang tersedia di wisma atlet selama Asian Games 2018 sangat baik dan menunjang performa atlet.

"Semua menu yang mereka punya termasuk nasi dan lain-lain dikelola dengan sangat baik," kata Tian Ghee Terence Ong yang dilansir BolaSport.com dari Channel News Asia.

Diberitakan Kompas.com sebelumnya, Vice Director Catering Department Inasgoc, Yooky Tjahrial, menyebut pengelolaan makanan di wisma atlet memang ditangani sangat serius dan profesional.

Yooky menyebut terdapat 1.200 orang di dapur yang bekerja menyediakan makanan selama 20 jam non stop setiap harinya.

Tidak hanya tentang makanan, Barath Kumar, menyebut tenaga medis yang tersedia di wisma atlet juga sangat bagus.

"Fisioterapisnya sangat bagus, karena kebanyakan teman saya dan juga termasuk saya memerlukan bantuan untuk merenggangkan otot," tutur Kumar.

"Tersedianya layanan fisioterapi tersebut sangat efektif karena membantu kami untuk menunjukkan performa dan pergereakan bagus," ucap Kumar menambahkan.

Ketika malam tiba, di Wisma Atlet dihelat beberapa pertunjukan musik maupun permainan untuk memanjakan para atlet dari berbagai kontingen.

Hal tersebut juga mendapat pujian dari Komite Olimpiade Taiwan, Chen Li-Shan.

"Ide ini bagus, acara di malam hari sudah menyatukan beberapa atlet dari negara yang berbeda dari cabor yang berbeda juga," ujar Chen Li-Shan.

"Sebenarnya kami memiliki jadwal padat yang berhubungan dengan olahraga di sore hari jadi dengan acara ini kami bisa bersantai dan menikmati budaya Indonesia, jadi saya pikir ini ide yang menarik," kata Chen menambahkan.

Ini adalah kali kedua Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games setelah 1962 lalu.

Mendapatkan tanggapan positif tentang penyelenggaraan Asian Games 2018 tentunya sangat berarti bagi Indonesia. Terlebih persiapan yang sangat mepet yakni hanya dua tahun.

Untuk diketahui, Indonesia baru mendapat mandat menjadi tuan rumah pada 2016 setelah Vietnam mengundurkan diri karena alasan finansial.

Asian Games 2018 akan berakhir pada Minggu (2/9/2018) dengan upacara penutupan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. 

Sumber Kompas.com 

Berita Terkait

Nasional

Tim KKP Evakuasi Diduga Bangkai Paus di Perairan Sungai Bahale Mandah

Nasional

Warga Temukan Jenazah Pria di Dalam Togok Jaring Ikan di Sungai Batang

Nasional

Wakapolres Inhil Bekali Kader HMI Materi Green Policing, Dorong Generasi Muda Peduli Lingkungan

Nasional

Inhil Dorong Hilirisasi Kelapa, Penguatan Perkebunan Rakyat Jadi Perhatian

Nasional

Diduga Bangkai Paus Sepanjang 8 Meter Ditemukan Terdampar di Tepian Pantai Bakau Mandah

Nasional

Evaluasi Pemerintah Digital 2026, Kepala Diskominfops Inhil Dorong Penguatan SDM