Diduga Dalangi Pencurian Soal UNBK SMP di Surabaya, Kepala SMPN 54 Mendadak Hilang

- Sabtu, 05 Mei 2018 13:29 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir052018/pesisirnews_Diduga-Dalangi-Pencurian-Soal-UNBK-SMP-di-Surabaya--Kepala-SMPN-54-Mendadak-Hilang.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Surabaya, Pesisirnews.com - Penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya sudah hilang kesabaran untuk memanggil Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 54, Keny Erviati. Setelah semua surat panggilan tak diindahkan, polisi akhirnya memutuskan menjemput paksa Keny.

Upaya penjemputan paksa Keny Erviati gagal, lantaran Kepsek yang diduga otak pembobolan server komputer Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tersebut kabur.

Hal itu disampaikan oleh Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran. Menurutnya, setelah anggotanya mendapatkan surat perintah membawa atau jemput paksa, pihaknya langsung bergerak untuk mencari keberadaan Keny.

"Kami sudah mengecek ke sekolah, namun yang bersangkutan tak ada. Begitu pula dengan lokasi LBB dan rumahnya. Semuanya terkunci," ucap AKBP Sudamiran, Kamis, 3 Mei 2018.

Sudamiran mengatakan, penyidik masih mencari keberadaan Keny. Selain mencari ke sejumlah tempat, pihaknya sudah menggali informasi kepada sejumlah orang-orang terdekat dan orang-orang di sekolah. Hanya saja, tak ada yang tahu keberadaan Keny.

"Kami juga sudah memanggil suami yang bersangkutan. Hanya saja, dia juga tak datang menemui penyidik," lanjutnya.

Tak hanya itu, polisi juga mencoba menghubungi beberapa nomor ponsel milik Keny, tapi semuanya tak aktif. Keberadaan Keny terus dicari setelah kasus pencurian soal UNBK di SMPN 54 ini menyeret dua anak buahnya di sekolah tersebut, yakni Imam dan Teguh, sebagai tersangka.

Keny dinilai menjadi kunci utama sehingga kesaksiannya diperlukan untuk mengungkap pencurian dokumen milik negara tersebut. Dia diburu lantaran diduga menjadi dalang pembobolan server tersebut.

"Kami akan terus mencari yang bersangkutan, hingga kami bisa membawa dia ke Mapolres untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini," ucap Sudamiran.

Modus Pencurian Soal

Buat kamu yang mau ikut simulasi UNBK, yuk cari tahu dulu soal apa itu simulasi UNBK. (Ilustrasi: theeducationalresourceagency.com)

Terpisah, Kanit Tindak Pidana Ekonomi (Pidek) Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Dimas mengatakan, selain fokus mencari keberadaan Keny, penyidik juga sibuk mengumpulkan bukti-bukti tambahan. Setelah mendatangi SMPN 54 Surabaya, polisi mengamankan barang bukti (BB) dalam kasus ini.

"Kami datang untuk menyita satu set komputer yang digunakan oleh peserta ujian. Kami baru melakukannya lantaran tiga hari sebelumnya komputer tersebut masih dipakai ujian," ungkapnya.

Selain menyita komputer, pihaknya juga mencoba menelusuri bukti-bukti lain di ruang laboratorium IPA. Namun, target yang dicari polisi tak ditemukan. "Kami mencari IP addressyang digunakan tersangka untuk membobol server tersebut. Hanya saja, bukti tersebut belum kami temukan," imbuhnya.

Menghilangnya Keny semakin menguatkan dugaan bahwa perempuan itu terlibat dalam kasus pembobolan server komputer soal-soal UNBK. Nama Keny disebut-sebut sebagai otak pembobolan oleh dua tersangka, Imam dan Teguh, yang tidak lain adalah pekerja tidak tetap di sekolah tersebut.

Atas perintah Keny, Teguh berperan memberikan IP address komputer UNBK milik siswa. Sedangkan, Imam bertugas meretas soal UNBK itu dari komputer siswa ke komputer miliknya yang letakkan di ruang Lab IPA.

Setelah itu, Imam kemudian memotret layar komputer miliknya yang berisi soal UNBK. Hasil jepretannya itu kemudian dikirim melalui aplikasi pesan WhatsApps ke sejumlah nomor yang mengelola Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) bernama ESC (Excellent Study Club) di Jalan Jolotundo, Tambaksari, Surabaya. Belakangan, diketahui jika LBB tersebut adalah milik Keny sendiri.

Sumber Liputan6.com/Jawapos.com 

Berita Terkait

Nasional

Dua Perempuan Diamankan Polres Inhil, Diduga Edarkan Sabu 0,64 Gram di Pekan Arba

Nasional

HUT ke-81 TNI di Inhil, Perkuat Sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda

Nasional

Dilantik Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bicara Amanah dan Pengabdian

Nasional

Polres Inhil Dampingi Ekshumasi Jenazah (E. S) , Tim Forensik Lakukan Autopsi

Nasional

Kapolres Inhil Ajak Masyarakat Tetap Tenang, Peristiwa E.S Didalami Secara Profesional dan Transparan

Nasional

Kapolres Inhil Ajak Masyarakat Tetap Tenang, Peristiwa E.S Didalami Secara Profesional dan Transparan