TNI AL Tangkap Kapal Buronan Interpol di Aceh, 30 ABK Diamankan

- Minggu, 08 April 2018 15:13 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir042018/pesisirnews_TNI-AL-Tangkap-Kapal-Buronan-Interpol-di-Aceh--30-ABK-Diamankan.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Detikcom
TNI AL tangkap kapal buronan Interpol di Aceh. (Istimewa)
Aceh, Pesisirnews.com - Kapal bernama STS-50 berbendera Togo, Afrika ditangkap TNI AL di perairan Sabang, Aceh. Kapal itu merupakan buronan Interpol. "Kita menangkap kapal ini karena sudah menjadi target Interpol. Sebelum kita tangkap ini, kapal tersebut juga pernah ditangkap namun berhasil melarikan diri dari China dan Mozambik," kata Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangamarbar) Laksamana Muda TNI Yudo Margono, Minggu (8/4/2018). Menurut Yudo, kapal itu selain menjadi target operasi Interpol juga diduga mencuri ikan di perairan Indonesia. Selain itu, ketika diperiksa juga tidak memiliki dokumen resmi. 

"Dugaan pertama yaitu illegal fishing karena menangkap ikan tanpa izin. Setelah kita cek memang tidak memiliki dokumen resmi dan alat tangkapnya jenis gill net," jelas Yudo. Foto: TNI AL tangkap kapal buronan Interpol di Aceh. (Istimewa)

Selain menangkap kapal, TNI AL juga mengamankan 30 orang kru terdiri dari 20 WNI dan 10 WNA di antaranya 8 orang asal Rusia dan 2 dari Ukraina. Petugas belum memeriksa isi kapal dan masih menunggu anjing pelacak untuk mengetahui keseluruhan isi kapal. Kapal STS-50 kini diamankan di Lanal Sabang."Karena kapal sudah beberapa kali kabur, Interpol meminta negara-negara mana pun yang dilintasi kapal tersebut agar menangkapnya," ungkapnya. Penangkapan kapal berukuran 378 GT ini berawal dari informasi yang diperoleh perwira TNI AL pada 29 Maret lalu yang menyebutkan kapal diketahui berada di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Madagaskar. Saat itu, kapal tersebut diperkirakan mengarah ke perairan Indonesia. Pergerakan kapal itu pun dipantau. Pada 31 Maret, TNI berhasil melacak posisi serta kecepatan kapal dan diperkirakan akan memasuki perairan utara Sumatera pada 6 April.Koarmabar lalu menyiapkan helikopter dan kapal angkatan laut (KAL) untuk penyekatan. Pada 6 April sekitar pukul 14.15 WIB, posisi kapal diketahui berada di Perairan Sabang pada jarak sekitar 6,2 mil dari bibir dari daratan.Pangarmabar kemudian memerintahkan Lanal Sabang dan Lhoksemawe untuk menggerakkan alutsistanya. Selain itu, KRI Sigalu, KRI Alamang, dan Pesawat Udara Cassa P-852 diperintahkan bergerak menuju perairan Pantai Timur Aceh untuk mengejar kapal STS 50. Kapal buronan Interpol tersebut akhirnya berhasil ditangkap pada 6 April sekitar pukul 16.35 WIB oleh KAL Simeulue. Penangkapan STS 50 dilakukan pada jarak 13 mil timur Pulau Weh Sabang. Personel TNI AL selanjutnya melakukan pemeriksaan dan penggeledahan. 

Sumber detikcom 

Berita Terkait

Nasional

Bhabinkamtibmas Desa Belaras Koordinasi Pendataan Lahan Jagung untuk Dukung Swasembada Pangan

Nasional

Disdik Inhil Pastikan SPMB 2026 Berjalan Transparan dan Gratis, Pendaftaran Tetap Dibantu Sekolah Jika Terkendala Sistem

Nasional

SPMB 2026 di Inhil Gunakan Sistem Elektronik, Disdik Jamin Transparan dan Tanpa Pungutan

Nasional

Aksi Heroik Anggota Polsek Kota, Berhasil Amankan Dua Orang Terduga Begal !

Nasional

Gema Muharam Herman Berharap Acara Keagamaan untuk Meningkatkan Nilai Spritual Masyarakat

Nasional

Pemkab Inhil Besinergi Dengan Tim Penggerak PKK Dalam Mengelola Makanan Sehat