Cerita Menegangkan Jokowi ke Afghanistan, Selimut Jadi Syal hingga Sujud Syukur di Pesawat

- Selasa, 30 Januari 2018 11:09 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir012018/pesisirnews_Cerita-Menegangkan-Jokowi-ke-Afghanistan--Selimut-Jadi-Syal-hingga-Sujud-Syukur-di-Pesawat.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Kompas.com

Jakarta, Pesisirnews.com - Kenekatan Presiden Joko Widodo berkunjung ke Afganistan yang tengah dalam kondisi tidak stabil menghadirkan kesan dan cerita tersendiri bagi para pembantunya yang ikut serta dalam rombongan.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung menceritakan, pemerintah Afghanistan memberlakukan pengamanan yang sangat ketat kepada Presiden Jokowi dan rombongan.

Pengamanan ketat mengawal delegasi ssetibanya di Bandara Internasional Hamid Karzai, Kabul, sampai Istana Agr tempat Presiden Afghanistan Asraf Ghani sudah menunggu.

"Sepanjang jalan dari Airport ke Istana Presiden Afganistan melalui jalan-jalan berbeton, kendaraan lapis baja dan 2 heli terbang diatas mobil Presiden," cerita Pramono lewat akun twitternya, @pramonoanung.

Dua hari sebelum kedatangan Presiden Jokowi, Kabul memang baru saja mengalami serangan teror bom bunuh diri. Korbannya mencapai 103 orang. Namun, serangan teror itu tak menyurutkan niat Jokowi untuk berkunjung ke Afghanistan.

Rencana kunjungan ini memang sudah dijadwalkan sejak awal sebagai bagian dari kunjungan Jokowi ke lima negara di Asia. Sebelum ke Afghanishtan, Jokowi sudah terlebih dahulu melakukan kunjungan kenegaraan ke Srilanka, Pakistan Bangladesh, dan India.

"Presiden enggak ada takutnya," kata Pramono.

Meski demikian, para pembantu Jokowi tetap merasakan ketegangan harus memasuki negara yang tengah bergejolak. Namun, ketegangan ini justru menghadirkan cerita lucu dan berkesan.

Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki misalnya, sampai lupa membawa baju hangat untuk melawan udara di Kabul yang sedang musim dingin dan tengah turun salju.

"Pak Teten karena tegang, lupa membawa baju untuk udara dingin, dan memakai selimut pesawat untuk menahan rasa dingin dan dipikir ulama dari Indonesia,"kata Pramono.

Dalam foto yang dibagikan, tampak Teten mengenakan selimut pesawat sebagai syal dan dikalungkan ke bagian lehernya.

Selain itu, ada juga cerita Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden Mayjen Suhartono. Setelah kunjungan di Afghanistan sekitar 6 jam selesai, keduanya langsung sujud syukur saat memasuki Pesawat Kepresidenan.

"Alhamdulillah sudah pulang," kata Pramono.

Pesawat Kepresidenan tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 05.20 WIB, Selasa (30/1/2018) pagi ini.

Menlu Retno Marsudi menyampaikan rasa syukurnya karena kunjungan Presiden ke Afghanistan, di tengah berkecamuknya masalah keamanan di negara tersebut, berlangsung lancar dan aman.

"Kita patut bersyukur alhamdulillah bahwa kunjungan Presiden ke Kabul dapat dilakukan dengan lancar dan aman," kata Retno.

Rasa syukur juga disampaikan Danpasampres Suhartono. Dibalik gejolak yang terjadi di Kabul, namun Presiden Jokowi bisa menjalani kunjungannya dengan aman dan lancar tanpa gangguan keamanan apapun.

"Alhamdulillah misi pengamanan VVIP dalam rangka kunjungan kenegaraan Presiden RI ke Kabul- Afghanistan selesai, aman dan lancar," kata Suhartono.

"Meski sedikit menegangkan karena telah terjadi serangkaian serangan bersenjata dan bom oleh kelompok tertentu dalam minggu ini, hingga pagi tadi," tambah dia.

Sumber Kompas.com 


Tag:

Berita Terkait

Nasional

Bupati Inhil Tinjau Hewan Kurban Bantuan Presiden dan Gubernur, Siap Berlebaran Bersama Masyarakat di Sungai Guntung

Nasional

Lapor Pak Presiden! Usut Dugaan Penyelewenangan Uang Negara Dibalik Seluruh Penghargaan Dirut PLN

Nasional

Dukung Asta Cita Presiden, Personel Polres Inhil Cek Urine

Nasional

Kick Off Ketahanan Pangan di Inhil, Dukung Program Asta Cita Presiden

Nasional

Ini Nama Nama Calon Menteri Yang Di Panggil Prabowo Di Kertanegara, Jakarta Selatan

Nasional

Operasi Zebra Lancang Kuning Polres Inhil Dimulai Tanggal 14 Hingga 27 Oktober 2024