Gatot Nurmantyo Putuskan Tidak Hadir di Pertemuan VEOs Sampai Ada Klarifikasi Resmi Pemerintah AS

- Minggu, 22 Oktober 2017 19:27 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/dir102017/pesisirnews_Gatot-Nurmantyo-Putuskan-Tidak-Hadir-di-Pertemuan-VEOs-Sampai-Ada-Klarifikasi-Resmi-Pemerintah-AS.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Kolonel Inf Bedali Harefa Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Wuryanto/Tribunnews.com

Jakarta, Pesisirnews.com - Pihak TNI masih menunggu respon Pemerintah Amerika Serikat terkait penolakan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memasuki wilayah hukum AS menghadiri acara pertemuan para pejabat angkatan bersenjata se-Asia Pasifik Chiefs of Defence Conference on Country Violent Extremist Organizations ( VEOs) di Washington DC selama dua hari pada 23 dan 24 Otober 2017.

Penolakan itu datang dari US Custom n Border Protection tanpa ada penjelasan mengenai alasannya.

"Pihak TNI masih menunggu atas insiden ini mengingat kunjungan ini adalah atas undangan dan atas hubungan baik Panglima TNI dengan Panglima Angkatan Bersenjata Amerika Serikat," kata Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Wuryanto dalam jumpa pers di kantor Panglima TNI di Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, MInggu (22/10/2017) sore.

Atas penolakan ini, Panglima TNI menyatakan tidak akan hadir di pertemuan tersebut.

"Panglima TNI memutuskan tidak akan menghairi undangan acara.. sampai ada penjelasan resmi dari Pemerintah Amerika Serikat. Sampai hari ini belum ada balasan maupun penjelasan dari (Pemerintah) Amerika Serikat," lanjut Mayor Jenderal Wuryanto.

Pasca penolakan tersebut, Gatot Nurmantyo melalui ajudan sudah melapor ke Presiden, Menteri Luar Negeri dan Menko Polhukam.

Apa tanggapan dari Presiden? "Belum ada."

Soal kenapa penolakan itu disampaikan via maskapai Emirates, Mayor Jenderal Wuryanto mengatakan, "Kita sedang meminta penjelasan."

Dia menegaskan, selama di AS tidak ada agenda lain dari Jenderal Gatot Nurmantyo di luar menghadiri pertemuan tersebut.

Pertemuan ini dihadiri sekiar 78 pejabat angkatan bersenjata se-Asia Pasifik.

"Hubungan Panglima TNI dengan Panglima Angkatan Bersenjata AS sangat baik. Panglima TNI terakhir kali ke Amerika Serikat bulan Februari 2017 dan tidak ada masalah, atas undangan Panglima Angkatan Bersenjata AS juga," ungkap Mayor Wuryanto.

Terkait hal ini, Kedutaan Besar RI di Washington DC telah mengirim nota diplomatik ke Pemerintah Amerika Serikat terkait dengan penolakan US Custom n Border Protection terkait rencana keberangkatan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ke AS menghadiri acara Chiefs of Defence Conference on Country Violent Extremist Organizations ( VEOs).

Jenderal Gatot Nurmantyo sedianya menghadiri acara VEOs di Washington DC yang akan digelar dua hari pada 23 dan 24 Otober 2017 di Washington DC. 

Gatot dan istri semula akan terbang ke AS pada Sabtu (21/10/2017) lalu menggunakan maskapai penerbangan Emirates dengan pesawat Emirates nomor penerbangan EK 0357, Sabtu, tanggal 21 Oktober 2017 pukul 17.50 WIB ke acara tersebut atas undangan Panglima Angkatan Bersenjata AS Joseph F Dunford Jr. dan sudah mengurus visanya.

Sumber Tribunnews.com

Berita Terkait

Nasional

Polres Inhil Evakuasi Penemuan Jenazah di Sungai Kubur, Hasil Pemeriksaan Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan

Nasional

Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu 13,42 Gram di Kecamatan Kempas

Nasional

Sambut HAN 2026, Pesan Menteri Imipas Agus dan KSP Dudung ke Anak Binaan "Masa Depan Kalian Masih Cerah".

Nasional

Green Policing dan Sosialisasi Bahaya Narkoba Digelar di SMPN 02 Tembilahan

Nasional

Persiapan Peringatan Hari Anak Nasional 2026 Mulai Dibahas

Nasional

Grand Final Joged Mande Jadi Puncak Peringatan Hari Anak Nasional di Inhil