Bertemu Zelenskiy, Presiden Jokowi Tawarkan Sampaikan Pesan Ukraina ke Rusia

- Kamis, 30 Juni 2022 09:40 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir062022/_1427_Bertemu-Zelenskiy--Presiden-Jokowi-Tawarkan-Sampaikan-Pesan-Ukraina-ke-Rusia.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Presiden Indonesia Joko Widodo dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menghadiri pertemuan, saat serangan Rusia terhadap Ukraina berlanjut, di Kyiv, Ukraina 29 Juni 2022. (Foto: Reuters)

KYIV (Pesisirnews.com) - Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) tiba di Ukraina dari Polandia dengan kereta api pada Rabu pagi untuk bertemu dengan Presiden Volodymr Zelenskiy di Ibu Kota KYIV.

Melansir Reuters, dalam pertemuan itu, Jokowi kembali menyampaikan undangan kepada Zelenskiy untuk menghadiri pertemuan puncak para pemimpin G20 di Bali pada November mendatang.

Dia juga mengunjungi kota Irpin di mana Ukraina mencurigai tentara Rusia melakukan kekejaman meski Moskow membantah tuduhan itu.

Presiden Jokowi juga dikabarkan menawarkan untuk menyampaikan pesan dari Presiden Zelenskiy kepada pemimpin Rusia Vladimir Putin dalam harapan untuk mencoba menciptakan perdamaian.

Tetapi tidak segera jelas bagaimana Zelenskiy menanggapi tawaran yang dibuat oleh presiden selama pembicaraan di Kyiv, atau apakah pemimpin Ukraina itu memiliki pesan yang ingin dia sampaikan kepada Putin.

Setelah kunjungannya ke Ukraina, Jokowi akan pergi ke Moskow untuk bertemu Putin, dan mengatakan akan mendesak presiden Rusia untuk menyetujui gencatan senjata.

Sebelumnya, pembicaraan damai antara Moskow dan Kyiv terhenti, karena masing-masing pihak saling menyalahkan.

“Meskipun sangat sulit dicapai, saya menyampaikan pentingnya resolusi perdamaian,” kata Jokowi usai bertemu Zelenskiy.

"Saya menawarkan untuk menyampaikan pesan dari Presiden Zelenskiy kepada Presiden Putin yang akan segera saya temui."

[br]

Sebelum invasi Rusia ke Ukraina 24 Februari, Ukraina adalah salah satu pemasok gandum terbesar di Indonesia, tetapi blokade laut Rusia telah menghentikan ekspor gandum Laut Hitam Kyiv, yang mengancam krisis pangan global.

Jokowi mengatakan dia berkomitmen untuk mengatasi kenaikan harga dan kekurangan pangan dan energi sejak invasi Rusia.

"Semua upaya harus dilakukan untuk memastikan Ukraina dapat melanjutkan mengekspor makanan," katanya.

Presiden Jokowi juga menggarisbawahi perlunya jaminan keamanan untuk pengiriman makanan Ukraina, terutama melalui laut.

Sebagai informasi, Presiden Jokowi adalah ketua Kelompok 20 negara (G20) dan satu dari enam pemimpin yang ditunjuk oleh PBB untuk mengatasi Krisis Global, terutama mengatasi ancaman kelaparan dan kemelaratan yang ditimbulkan oleh perang di Ukraina. (PNC)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Meriahnya Festival 'Perang Air' di Riau: Merawat Tradisi, Jaga Persaudaraan

Nasional

Pj Bupati Inhil Erisman Yahya Hadiri Pertemuan dengan Presiden Jokowi di Ibu Kota Nusantara

Nasional

Presiden Joko Widodo Sholat id Di Lapangan Simpang Lima Kota Semarang

Nasional

Permintaan Presiden Jadi Saksi Harus Diputuskan Pengadilan

Nasional

Rencana Pemerintah Membagi Konsesi Izin Usaha Pertambangan Kepada Ormas Keagamaan

Nasional

Presiden dan Kapolri Kunjungi Riau, Polres Inhil Siaga 3