Pesisirnews.com - Pasukan Komponen Cadangan (Komcad) adalah sejumlah sumber daya nasional yang disiapkan untuk menjalankan tugas negara melalui mobilisasi guna memperkuat kekuatan dan kemampuan komponen utama pertahanan negara, yakni Tentara Nasional Indonesia (TNI).
TNI sebagai komponen utama selalu siaga, tetapi perlu didukung oleh Komponen Cadangan dan komponen pendukung.
Itulah sistem pertahanan kita yang bersifat semesta, sistem pertahanan keamanan rakyat semesta, yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan sumber daya nasional lainnya untuk mempertahankan kedaulatan negara dan keutuhan wilayah NKRI, keselamatan bangsa dan rakyat Indonesia.
Sehubungan dengan hal itu, TNI Angkatan Laut yang mendapatkan jatah sekitar 500 kuota untuk merekrut pasukan Komcad pada periode 2022 dan akan membuka pendaftaran pasukan Komponen Cadangan atau Komcad untuk matra laut.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono mengatakan, dari kuota yang tersedia, pihaknya mencari calon personel komcad yang diproyeksikan bisa mengawaki alat utama sistem persenjataan (alutsista) seperti kapal perang dan pesawat udara.
"Kalau komponen (komcad) angkatan laut tidak lepas dari pengawakan alutsista. Sehingga, komponen cadangannya kita cari para personel-personel yang bisa mengawaki alutsista baik kapal maupun (pesawat) udara," ujar Yudo dikutip dari SURYA.co.id, Minggu (30/1), yang melansir Kompas.com.
Yudo menjelaskan, masyarakat yang ingin bergabung ke dalam komcad matra laut bisa mendatangi langsung ke Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal).
[br]
Nantinya, para komcad ini akan menjalani pendidikan di dua lokasi berbeda, yakni di Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan Angkatan Laut (Kodiklatal) dan Komando Pendidikan Marinir.
Yudo mengatakan, para personel komcad nantinya juga menjalani latihan di kapal perang. Kapal perang tersebut di antaranya, kapal tanker hingga kapal angkut, yang nantinya mendukung tugas pokok angkatan laut dalam operasi gabungan.
"Latihannya kan di kapal perang, nantinya dia (bisa) akan mengawaki kapal sipil sebagai komponen cadangan," kata Yudo.
[br]
Terpisah, Juru Bicara Menhan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan, proses rekrutmen atau pendaftaran Komcad bakal dilaksanakan sekitar April-Mei 2022.
Dia menambahkan, untuk persyaratan umum peserta Komcad yakni berusia 18-35 tahun, sehat fisik dan mental. Pembentukan Komcad dilaksanakan melalui tahapan pendaftaran, seleksi, pelatihan dasar kemiliteran baru penetapan.
Untuk persyaratan peserta Komcad tertuang dalam Permenhan No 3 Tahun 2021 tentang Pembentukan, Penetapan, dan Pembinaan Komponen Cadangan, yakni:
· Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
· Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
· Berusia minimal 18 (delapan belas) tahun dan maksimal 35 (tiga puluh lima) tahun pada saat pembukaan pendidikan dasar militer.
· Sehat jasmani dan rohani.
· Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia.
· Calon komponen cadangan (komcad) harus berpendidikan paling rendah sekolah menengah pertama atau sederajat.
(PNC)