Mabes Polri Siap Laksanakan Pesan Presiden Jokowi soal Harus Jaga Wibawa

- Sabtu, 04 Desember 2021 10:55 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.pesisirnews.com/photo/berita/dir122021/_6_Mabes-Polri-Siap-Laksanakan-Pesan-Presiden-Jokowi-soal-Harus-Jaga-Wibawa.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/pesisirnews/public_html/amp/detail.php on line 170
Kapolri Jenderal Listyo Sigit. (Foto: ©Divisi Humas Mabes Polri)

JAKARTA, Pesisirnews.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono mengatakan Polri siap menjalankan arahan Presiden Joko Widodo terkait dengan Kapolda dan Kapolres harus menjaga kewibaan di mata masyarakat.

Dilansir dari Liputan6.com, Sabtu (4/12/2021), Rusdi menerangkan, arahan Presiden, sangat jelas dan tegas bahwa menjaga wibawa institusi adalah penting.

"Sehingga Insan Bhayangkara harus bisa menjaga kewibawaan institusi. Dan kami Siap melaksanakan arahkan bapak presiden," kata dia dia dalam keterangan tertulis, Sabtu (4/12).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyesalkan Kapolda dan Kapolres yang baru dilantik malah mendatangi sesepuh organisasi kemasyarakatan (ormas) yang kerap membuat keributan. Menurut dia, Kapolda dan Kapolres harus menjaga kewibaan di mata masyarakat.

"Saya kadang-kadang saya sudah lama sekali ingin menyampaikan ada Kapolda baru, ada Kapolres baru, malah datang kepada sesepuhnya ormas yang sering membuat keributan. Bener ini?" jelas Jokowi saat memberikan pengarahan kepada Kepala Kesatuan Wilayah di Bali, Jumat (3/12).

Dia mengaku sempat menanyakan hal ini kepada salah satu kapolres. Jokowi menyebut kapolres itu beralasan hal itu dilakukannya untuk menjaga agar situasi tetap kondusif.

[br]

"Saya tanya ke kapolres, kenapa bapak melakukan ini? Supaya kotanya kondusif. Tapi apakah cara itu betul? Hati-hati jangan menggadaikan kewibawaan dengan sowan kepada pelanggar hukum," katanya.

"Banyak ini saya lihat. Saudara-saudara harus memiliki kewibaan. Polri harus memiliki kewibawaan," sambung Jokowi.

Dia meminta aparat penegak hukum melindungi dan membantu masyarakat lemah yang biasanya terpinggirkan dalam hukum, salah satunya pedagang kecil. Jokowi juga mengingatkan kapolda dan kapolres memperhatikan kasus-kasus tersebut, meski bukan tanggung jawabnya.

"Lindungi, saya kalau baca itu betul-betul, itu menjadi sebuah persepsi loh, hati-hati loh ya. Itu kecil-kecil, mungkin urusannya bukan kapolres (dan) kapolsek, tapi hati-hati tetap tanggung jawab kapolres, tetap tanggung jawab kapolda yang kecil-kecil seperti ini. Apalagi kalau sudah dicap diskriminasi terhadap yang lemah," tutur Presiden Jokowi. (PNC)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Seminar Internasional STIK Polri Mengupas Dampak Negatif Politik Identitas pada Pemilu 2024

Nasional

Presiden Jokowi Keluarkan 3 Arahan Terkait Peniadaan Buka Puasa Bersama Ramadhan 1444 H

Nasional

HPN 2023, Presiden Jokowi: Terima Kasih Insan Pers atas Kontribusinya kepada Bangsa dan Negara

Nasional

Presiden Jokowi: Saya Tidak akan Pernah Toleransi kepada Pelaku Tindak Pidana Korupsi

Nasional

Presiden Segera Keluarkan Perpres Media Sustainability

Nasional

Presiden Jokowi Resmi Memulai Keketuaan ASEAN Indonesia 2023